Prediksi Jerman vs Curacao: Der Panzer Ogah Jadi Sasaran Kritik

4 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Raksasa sepak bola Jerman bertemu tim debutan Curacao pada persaingan Grup E Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Senin (15/6/2026) pukul 00.00 WIB.

Pertemuan ini menghadirkan kontras menarik antara tim empat kali juara dunia dengan negara kepulauan Karibia yang baru pertama kali mencicipi panggung global.

Jerman datang dengan ambisi besar untuk memperbaiki catatan buruk setelah tersingkir di babak penyisihan grup pada dua edisi Piala Dunia sebelumnya, yakni 2018 dan 2022.

Di sisi lain, Curacao mencetak sejarah sebagai negara terkecil, baik dari segi populasi yang kurang dari 160.000 jiwa maupun luas wilayah, yang berhasil lolos ke putaran final turnamen Piala Dunia. Mereka mengamankan tiket bersejarah ini setelah memuncaki grup kualifikasi pada November 2025.

Meski Jerman tidak dianggap sebagai salah satu favorit juara pada edisi kali ini, performa di bawah asuhan Julian Nagelsmann sangat impresif, dengan sembilan kemenangan beruntun di semua kompetisi. Maka, hasil selain kemenangan telak atas Curacao diprediksi akan memicu kritik terhadap mereka.

Jerman Berambisi Bangkit dari Keterpurukan

Jerman memiliki sejarah panjang di Piala Dunia dengan empat gelar juara pada tahun 1954, 1974, 1990, dan 2014. Namun, dua edisi terakhir turnamen (2018 dan 2022) berakhir mengecewakan bagi mereka karena tersingkir di fase grup. T

im asuhan Julian Nagelsmann menunjukkan performa yang sangat baik menjelang turnamen ini, memenangkan sembilan pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Termasuk di antaranya adalah kemenangan dalam empat pertandingan persahabatan tahun ini melawan Swiss, Ghana, Finlandia, dan salah satu tuan rumah Piala Dunia, Amerika Serikat.

Debut Bersejarah Curacao di Piala Dunia

Curacao, yang dijuluki The Blue Wave, saat ini menempati peringkat ke-82 dalam peringkat FIFA. Tim ini dilatih oleh Dick Advocaat, pelatih berusia 78 tahun yang kaya pengalaman. Advocaat sempat mengundurkan diri pada Februari 2026 karena alasan pribadi, namun kembali melatih pada 11 Mei 2026 setelah kesehatan putrinya membaik.

Dalam persiapan pra-Piala Dunia, Curacao menelan kekalahan 4-1 dari Skotlandia, tetapi berhasil bangkit dengan kemenangan 4-0 atas Aruba.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

"Kami dibesarkan dengan cara bermain sepak bola Belanda. Kami memiliki kualitas dan teknik yang sangat baik. Kami akan mengejutkan banyak orang," kata penggawa Curacao Livano Comenencia. "Begitu pertandingan dimulai, apa pun bisa terjadi. Sepak bola selalu dimainkan 11 lawan 11, bukan lima lawan 11," sambungnya.

Read Entire Article
Bisnis | Football |