Produk Turunan Sawit Potensi Cuan Buat UKM dan Koperasi

10 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UKM) serta koperasi untuk mengembangkan berbagai produk turunan kelapa sawit sebagai peluang bisnis yang menjanjikan.

Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP, Helmi Muhansyah, mengatakan industri sawit memiliki banyak peluang usaha yang dapat dimanfaatkan oleh UKM dan koperasi. Menurut dia, keterbatasan bahan baku bukan lagi menjadi hambatan karena rantai pasok sawit nasional kini telah terhubung dengan baik.

"Ada potensi-potensi di kelapa sawit ini yang bisa diusahakan oleh UKM dan koperasi, termasuk di Magelang. Walaupun di Magelang tidak ada kelapa sawit, isu keberadaan bahan bakunya karena kita sudah terkoneksi menjadi tidak relevan," kata Helmi, Rabu (17/6/2026).

Helmi menuturkan, pengembangan UKM dan koperasi berbasis sawit sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen sebagaimana ditargetkan Presiden Prabowo Subianto.

"Salah satu yang bisa mendukung itu adalah ketika ekonomi rakyat kita bergerak. Oleh karena itu, kami ingin menginspirasi UKMK di Magelang agar bisa berinovasi membangun ekonomi berbasis sawit," ujarnya.

BPDP Beri Pelatihan dan Pendampingan

Sebagai tindak lanjut, BPDP memberikan pelatihan dan workshop inovasi produk turunan sawit, mulai dari sabun, kosmetik, hingga kerajinan tangan. Selain itu, BPDP juga memfasilitasi promosi melalui berbagai pameran dan expo, etalase permanen di Gedung SMESCO Jakarta, serta katalog produk UMKM berbasis kelapa sawit.

BPDP turut mendukung pengembangan UMKM berbasis sawit melalui program inkubasi bisnis yang mencakup pendampingan pengembangan produk, penguatan kapasitas usaha, hingga perluasan akses pasar.

"Upaya tersebut ditujukan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan nilai tambah produk, memperluas akses pasar, dan memperkuat daya saing," imbuhnya.

Magelang Dinilai Punya Potensi Besar

Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menyambut baik upaya tersebut. Menurut dia, Magelang memiliki potensi UMKM yang besar dan selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Ia menilai produk turunan kelapa sawit dapat menjadi salah satu peluang usaha baru yang layak dikembangkan oleh pelaku UMKM setempat. Selama ini, masyarakat umumnya hanya mengenal kelapa sawit sebagai bahan baku minyak goreng, padahal komoditas tersebut dapat diolah menjadi beragam produk bernilai tambah.

"Ketika kita mendengar kata kelapa sawit, yang pertama kali terlintas di benak kita sebagian besar pasti minyak goreng. Namun, hari ini kita hadir di sini untuk membuka mata dan mendobrak batasan tersebut," kata Grengseng.

Menurut dia, salah satu keunggulan usaha berbasis produk turunan sawit adalah dapat dijalankan dalam skala kecil hingga menengah tanpa memerlukan investasi besar.

"Produk-produk turunan ini sangat memungkinkan untuk diproduksi dalam skala usaha kecil dan menengah. Kita tidak perlu pabrik seluas hektare untuk memulainya. Kita bisa memulainya dari workshop kecil, dari rumah, dengan memanfaatkan teknologi dan ilmu yang dibagikan dalam forum workshop ini," tuturnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Bisnis | Football |