Respons Timnas RD Kongo soal Peringatan Karantina Ebola Jelang Piala Dunia 2026

5 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Republik Demokratik Kongo (RD Kongo) menanggapi peringatan dari salah satu negara tuan rumah Piala Dunia 2026, Amerika Serikat, terkait wabah virus ebola. Negara Afrika Tengah itu memberikan respons di luar dugaan.

RD Kongo merupakan salah satu kontestan Piala Dunia 2026. Mereka bakal bermarkas di Houston selama Piala Dunia 2026 karena tergabung dalam grup K.

Sesuai jadwal, RD Kongo akan memulai petualangannya di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Portugal pada 18 Juni. La Céleste kemudian menantang Kolombia pada 24 Juni di Guadalajara, Meksiko, dan Uzbekistan pada 28 Juni di Atlantam.

AS Peringati Timnas RD Kongo

Rencana keberadaan Timnas RD Kongo di Houston membuat AS sebagai tuan rumah, mengirimkan peringatan. Sebab negara Afrika itu sedang dilanda wabah virus ebola.

Peringatan itu dikirimkan oleh Direktur Eksekutif Gugus Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia 2026, Andrew Giuliani. Ia mengatakan bahwa delegasi RD Kongo wajib menjaga sistem gelembung atau bubble selama pemusatan latihan di Belgia.

"Kami telah menyampaikan dengan sangat jelas kepada Kongo bahwa mereka harus menjaga integritas gelembung mereka selama 21 hari sebelum mereka dapat datang ke Houston pada 11 Juni," kata Giuliani, dipetik dari Sky Sports, Senin (25/5).

"Kami juga telah menjelaskan dengan sangat gamblang kepada pemerintah Kongo bahwa mereka harus mempertahankan gelembung tersebut atau mereka berisiko tidak dapat melakukan perjalanan ke Amerika Serikat. Kami tidak bisa lebih jelas lagi dari ini," lanjutnya.

Respons Timnas RD Kongo

Meski mendapatkan peringatan dari AS, Timnas RD Kongo melalui juru bicara tim mengungkapkan bahwa pihaknya tak akan mengubah persiapan dan program latihan tim. Mereka tak akan mengubah agenda persiapan meski seluruh delegasi diminta menjalani isolasi selama 21 hari sebelum memasuki wilayah AS.

Tim besutan Sebastien Desabre dipastikan akan tetap menjalani serangkaian persiapan seperti yang sudah ditetapkan. Termasuk melakoni laga uji coba melawan Denmark di Liege, Belgia, pada 4 Juni dan menghadapi Cile di Cadiz, Spanyol, enam hari kemudian.

"Kami tetap mempertahankan program latihan kami. Tidak ada satu pun pemain di dalam skuad yang datang dari RD Kongo," demikian pernyataan resmi Timnas Kongo.

"Pertandingan persahabatan masih tetap dijadwalkan. Satu-satunya modifikasi pada program ini hanyalah pembatalan agenda di Kinshasa," sambung pernyataan tersebut.

Gatot Prasetyo Nilai Persib Sudah Siap Bersaing Lebih Jauh di Level Asia!

Read Entire Article
Bisnis | Football |