Robi Syianturi Juara Nasional Jakim 2026 Meski Sempat Berhenti Tunaikan Salat Subuh

4 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Hari kedua BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 sukses digelar dari kawasan Monas dan berakhir di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Dihari kedua, Full Marathon dan Half Marathon yang diperlombakan. Atlet lari pelatnas atletik Indonesia banyak yang berjaya di Jakim 2026. Salah satu prestasi luar biasa ditorehkan Robi Syianturi.

Robi pada Jakim 2026 turun di kategori full marathon setelah menjadi juara half marathon di Jakim 2025 lalu. Meski naik kelas, peraih emas SEA Games 2025 itu mampu menjadi juara di Marathon Nasional Putra.

Pemuda 28 tahun tersebut finis tercepat di Jakim 2026 dibanding pelari lokal lainnya. Robi mencatatkan waktu dua jam 27 menit 58 detik. Pria kelahiran Belitung itu mengungguli Nofeldi Petingko (2:28:20) dan Sedilta Pilon Nubatonis (2:33:20).

Yang luar biasa, Robi sempat berhenti selama tiga menit di awal Jakim 2026 karena menunaikan ibadah salat Subuh. Namun hal itu tak menghalangi Robi tetap bisa menjadi yang terbaik di Jakim 2026.

Jakim 2026 memulai start full marathon pada pukul 04.00 WIB. Start berlangsung sebelum waktu salat Subuh wilayah Jakarta. Panitia mengakomodir runner yang ingin salat Subuh dengan menyediakan mushola di beberapa titik. Race timing pelari akan berhenti di Prayer Spots sehingga bisa beribadah dengan tenang tanpa takut cut off point.

“Di kilometer 14 saya berhenti sekitar tiga menit untuk melaksanakan salat Subuh, kemudian kembali melanjutkan lomba. Meski harus mengejar ketertinggalan, alhamdulillah saya bisa finis sebagai juara pertama. BTN sangat mendukung para pelari sehingga semuanya berjalan dengan baik. Waktu memang berhenti di prayer spots tapi karena saya di kategori elite rival-rival sudah ke depan semua. Saya harus mengejarnya kembali setelah selesai Salat,” kata Robi.

Pelari Kenya Juara Utama

Robi mengaku konsistensi latihan menjadi kunci keberhasilannya menjuarai BTN Jakim 2026.

“Rahasianya latihan, istirahat, dan ibadah. Saya sudah berlatih sekitar sepuluh tahun. Rute BTN Jakim cukup menantang, tetapi justru menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi para pelari. Saya juga senang melihat penyelenggaraannya berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Pada kategori Open Marathon Putra, Kennedy Njogu Muhia dari Kenya tampil sebagai juara pertama dengan catatan waktu 2 jam 16 menit 23 detik. Posisi kedua ditempati rekan senegaranya, Ezekiel Kemboi Omullo, yang membukukan waktu 2:16:43, sementara peringkat ketiga diraih Abdi Asefa Kebede dari Ethiopia dengan waktu 2:20:04. Di kategori Open Marathon Putri, pelari Kenya Alemnesh Herpha Guta berhasil meraih gelar juara setelah mencatatkan waktu 2:36:54. Meseret Dinke Meleka dari Ethiopia finis di posisi kedua dengan waktu 2:37:50, sedangkan peringkat ketiga menjadi milik Eunice Nyawira Muchiri yang juga mewakili Kenya dengan catatan 2:39:17. Adapun pada kategori Marathon Nasional Putri, Isania Tarigan tampil sebagai juara dengan waktu 3:08:47, diikuti Cilpia Manalu (3:16:20) dan Sharfina Sheila Rosada (3:27:29). Pelari pelatnas lainnya Odekta Elvina Naibaho dan Rikki Marthin Luther Simbolon juga sukses menjadi juara di Jakim 2026. Odekta kembali menjadi yang terbaik di Half Marathon Nasional Putri. Sedangkan di Half Marathon Nasional Putra, Rikki yang finis tercepat. Rikki benar-benar berjaya di Jakim 2026. Pria 31 tahun itu menjadi juara dua kali. Pada Sabtu 13 Juni 2026, Rikki juga menjuarai nomor 10K Jakim 2026.

Read Entire Article
Bisnis | Football |