Skenario Timnas Portugal vs Timnas Prancis di Final Piala Dunia 2026

8 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 berpotensi menghadirkan salah satu duel emosional sekaligus bergengsi. Timnas Portugal dan Timnas Prancis memiliki peluang untuk saling berhadapan dalam pertandingan yang bisa menjadi panggung terakhir Cristiano Ronaldo di ajang tersebut.

Sorotan terhadap kemungkinan pertemuan kedua tim semakin besar setelah Kylian Mbappe mengungkapkan keinginannya menghadapi Portugal. Kapten Prancis itu secara terbuka berharap dapat berjumpa dengan sosok yang menjadi idolanya sejak kecil.

Bagi Ronaldo, Piala Dunia 2026 berpeluang menjadi turnamen terakhir dalam karier internasional yang luar biasa panjang. Sementara itu, Mbappe datang sebagai pemimpin generasi baru Prancis yang ingin menambah koleksi prestasi di level tertinggi.

Jika perjalanan kedua tim berjalan sesuai prediksi, Portugal dan Prancis bisa berada di jalur yang berbeda sepanjang fase gugur. Situasi tersebut membuka peluang lahirnya duel besar yang hanya dapat terjadi pada partai final.

Mbappe Ingin Hadapi Ronaldo di Panggung Terbesar

Mbappe tidak menyembunyikan harapannya untuk menghadapi Portugal pada Piala Dunia 2026. Penyerang berusia 27 tahun itu menilai kesempatan tersebut akan memiliki makna khusus karena kemungkinan menjadi penampilan terakhir Ronaldo di turnamen tersebut.

"Saya ingin menghadapi Portugal karena itu akan menjadi Piala Dunia terakhirnya," ujar Mbappe.

Pernyataan tersebut menunjukkan besarnya penghormatan Mbappe kepada Ronaldo. Meski kini telah menjadi salah satu pemain terbaik dunia, Mbappe tetap menempatkan kapten Portugal itu sebagai figur yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan kariernya.

Selain faktor Ronaldo, duel Prancis melawan Portugal juga memiliki latar belakang rivalitas yang menarik. Portugal pernah menundukkan Prancis pada final Euro 2016, sebelum Les Bleus membalas dengan menyingkirkan Selecao das Quinas di perempat final Euro 2024 melalui adu penalti.

Jalur Turnamen Membuka Peluang Final Impian

Berdasarkan prediksi Opta, Prancis menjadi favorit untuk menjuarai Grup I dengan peluang mencapai 60,4 persen. Portugal juga diperkirakan finis di posisi pertama Grup K dengan probabilitas sebesar 58,9 persen.

Apabila kedua tim berhasil mengakhiri fase grup sebagai juara grup masing-masing, mereka akan menempati sisi berbeda dalam bagan fase gugur. Dengan kondisi tersebut, Prancis dan Portugal hanya bisa bertemu pada partai final.

Skenario berbeda dapat terjadi jika salah satu tim gagal menjadi juara grup. Dalam kondisi tersebut, jalur fase gugur bisa berubah dan membuka kemungkinan pertemuan antara Portugal dan Prancis pada babak semifinal.

Format baru Piala Dunia 2026 yang melibatkan 48 negara peserta membuat peta kompetisi semakin rumit. Kehadiran babak 32 besar serta peluang lolos bagi tim peringkat ketiga terbaik menjadikan potensi duel Portugal melawan Prancis sebelum semifinal relatif lebih kecil dibanding kemungkinan bertemu di laga puncak.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Jonatan Christie Gagal Juara Indonesia Open 2026, Wakil Kanada Cetak Sejarah

Read Entire Article
Bisnis | Football |