Spanyol vs Tanjung Verde: Rodri Sesalkan Banyak Peluang yang Terbuang

8 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Spanyol harus puas berbagi poin pada laga perdana Grup H Piala Dunia 2026 setelah ditahan imbang tanpa gol oleh debutan Tanjung Verde. Hasil tersebut menjadi salah satu kejutan terbesar yang terjadi pada fase awal turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Datang dengan status juara Eropa sekaligus salah satu kandidat kuat peraih trofi, La Roja diprediksi mampu melewati pertandingan pembuka dengan relatif mudah. Namun kenyataan di lapangan berkata lain. Skuad asuhan Luis de la Fuente kesulitan menembus pertahanan rapat Tanjung Verde yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.

Secara kualitas dan pengalaman, Spanyol jauh lebih diunggulkan. Dalam ranking FIFA, mereka bahkan unggul 61 peringkat dibandingkan wakil Afrika tersebut. Meski demikian, dominasi penguasaan bola yang diperlihatkan Spanyol gagal dikonversi menjadi gol.

Tanjung Verde tampil penuh semangat dalam debut bersejarah mereka di ajang Piala Dunia. Bermain tanpa beban, tim berjuluk Blue Sharks itu mampu meredam kreativitas lini serang Spanyol dan memaksa pertandingan berakhir dengan skor kacamata.

Sejumlah peluang sempat diciptakan Spanyol sepanjang laga. Namun penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat mereka gagal memecah kebuntuan. Di sisi lain, pertahanan Tanjung Verde tampil solid dan mampu menjaga konsentrasi hingga peluit panjang dibunyikan.

Penyesalan Rodri

Kapten Spanyol, Rodri, mengakui timnya tidak cukup tajam dalam memanfaatkan peluang yang tersedia. Menurutnya, pertandingan melawan tim yang bermain bertahan memang menuntut efektivitas tinggi di depan gawang.

"Kadang pertandingan berjalan seperti ini. Itu tergantung banyak hal, mulai dari inspirasi para pemain hingga ketajaman dalam menyelesaikan peluang. Kami mencoba bermain dengan baik dan mampu menciptakan beberapa kesempatan," ujar Rodri seusai laga.

Gelandang yang menjadi motor permainan Spanyol itu menambahkan bahwa timnya harus lebih klinis pada pertandingan berikutnya. Ia menilai peluang yang muncul saat menghadapi lawan yang bertahan sangat dalam tidak akan datang dalam jumlah banyak.

"Ketika menghadapi tim yang bertahan begitu rapat, Anda tidak akan mendapatkan banyak peluang. Karena itu, setiap kesempatan harus dimaksimalkan. Sesederhana itu," lanjutnya.

Persaingan Sengit di Grup H

Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup H langsung memanas sejak pertandingan pertama. Bagi Tanjung Verde, satu poin dari laga debut melawan salah satu favorit juara menjadi pencapaian luar biasa yang akan meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Sementara itu, Spanyol dituntut segera menemukan ketajaman mereka jika ingin menjaga peluang finis sebagai juara grup dan melangkah jauh di Piala Dunia 2026.

Kegagalan meraih kemenangan pada laga pembuka menjadi peringatan bahwa tidak ada lawan mudah di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Rahasia Tanjung Verde Bisa Tahan Spanyol di Laga Perdana Piala Dunia 2026

Read Entire Article
Bisnis | Football |