Tekuk Ceko 2-1, Korea Selatan Putus Kutukan 16 Tahun di Laga Pembuka Piala Dunia

9 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Korea Selatan berhasil mengawali kiprah mereka di Grup A Piala Dunia 2026 dengan hasil yang sangat memuaskan. Bertanding di Estadio Akron, Guadalajara, pada Jumat pagi WIB, skuad Taegeuk Warriors mampu bangkit dari situasi tertinggal sebelum akhirnya menyudahi perlawanan Republik Ceko dengan skor akhir 2-1.

Korea Selatan sebenarnya sempat berada di bawah tekanan besar usai Ladislav Krejci mencetak gol dan membawa Ceko memimpin lebih dulu pada menit ke-59. Walau demikian, reaksi yang ditunjukkan para pemain Korea Selatan tergolong sangat instan. Sumbangan gol dari Hwang In-beom dan Oh Hyeon-gyu berhasil membalikkan kedudukan sekaligus menyegel tiga poin pertama untuk perwakilan dari Asia ini.

Torehan poin penuh ini terasa kian emosional lantaran berhasil menyudahi rapor merah Korea Selatan pada laga pembuka Piala Dunia. Dalam tiga gelaran edisi terdahulu, mereka selalu saja gagal memetik poin penuh pada pertandingan perdana mereka.

Lebih dari sekadar menghentikan tren buruk tersebut, hasil positif di Guadalajara ini juga membuka kans yang sangat lebar bagi Korea Selatan untuk bersaing di papan atas klasemen Grup A. Dinamika perebutan tiket menuju babak sistem gugur pun dipastikan bakal berjalan kian menarik.

Peta Persaingan Ketat Menuju Fase Gugur

Grup A dapat dikategorikan sebagai salah satu grup dengan peta kekuatan yang cukup merata apabila mengacu pada rilis peringkat FIFA saat ini. Meksiko menjadi tim dengan posisi tertinggi lantaran menduduki peringkat ke-14 dunia, disusul oleh Korea Selatan yang menguntit di posisi ke-25. Sementara itu, Republik Ceko berada di tangga ke-40 dan Afrika Selatan berada di urutan ke-60.

Ketimpangan kualitas di antara kontestan grup ini dinilai tidak terlampau jauh. Jarak posisi antara tim dengan peringkat teratas dan terbawah hanya terpaut 46 tangga, suatu kondisi yang membuat tiap laga sangat berpotensi memunculkan hasil di luar dugaan.

Penerapan format anyar Piala Dunia yang kini melibatkan total 48 tim menjadikan posisi akhir di klasemen grup memiliki nilai yang krusial. Mengakhiri fase grup dengan status peringkat ketiga berisiko mempertemukan mereka dengan lawan tangguh di babak 32 besar, termasuk tim-tim raksasa dari grup lain.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Oleh sebab itu, keunggulan atas Ceko ini menjadi aset yang sangat bernilai. Korea Selatan sekarang mempunyai peluang yang jauh lebih terbuka untuk membidik posisi juara grup demi mengamankan bagan pertandingan yang lebih menguntungkan di fase selanjutnya.

Read Entire Article
Bisnis | Football |