Teun Koopmeiners Gagal, Juventus Belum Kapok Incar 3 Pemain Atalanta

3 weeks ago 12

Liputan6.com, Jakarta Juventus mengalami nasib apes ketika merekrut pemain dari Atalanta di bursa transfer musim panas 2024 lalu. Gelandang Teun Koopmeiners tak sukses pada musim perdananya di Turin meski dibeli mahal oleh Juve.

Untuk mendapatkan Koopmeiners, Juventus harus membayar mahar 60 juta euro. Pemain asal Belanda itu menjadi salah satu pembelian termahal Juve di bursa transfer musim panas 2025.

Sayangnya Koopmeiners kesulitan beradaptasi dengan Juventus. Pemuda 27 tahun itu baru bisa membuat dua gol dan tiga assists di Liga Italia musim ini. Kinerjanya menurun drastis dibanding saat masih bermain di Atalanta.

Walau gagal dengan Koopmeiners, Juventus belum kapok mengejar pemain Atalanta. Malahan I Bianconeri kini membidik tiga bintang atalanta untuk direkrut ke Turin pada musim panas 2025 nanti.

Juventus dilaporkan media-media Italia naksir pada gelandang bertahan Ederson serta dua pemain depan Atalanta, Ademola Lookman dan Mateo Retegui. Ketiganya merupakan sosok yang dibutuhkan Juve untuk bisa bangkit musim depan.

Ederson disiapkan menggantikan Douglas Luiz yang akan dibuang meski baru semusim di Turin. Sedangkan Lookman dan Retegui disiapkan Juventus untuk menjadi pengganti bagi Dusan Vlahovic dan Arkadiusz Milik.

Namun, menurut laporan Football Italia, untuk bisa mewujudkan perekrutan ketiga pemain ini, Juventus harus menjual Koopmeiners lebih dulu.

Promosi 1

Rekam Jejak Teun Koopmeiners

Siapa Teun Koopmeiners? Ia adalah pemain sepak bola profesional berkebangsaan Belanda yang kini berseragam Juventus, klub raksasa Serie A. Lahir pada 28 Februari 1998, pemain berusia 27 tahun ini (per 8 Maret 2025) telah mencuri perhatian dunia sepak bola dengan kemampuannya yang luar biasa. Berpostur tinggi sekitar 183-184 cm dan mengandalkan kaki kirinya yang lincah, Koopmeiners kini mengenakan nomor punggung 8 di Juventus.

Perjalanan kariernya dimulai dari klub lokal Vitesse '22 sebelum bergabung dengan akademi muda AZ Alkmaar pada tahun 2009. Di AZ Alkmaar, ia meraih prestasi membanggakan dengan menjuarai divisi ketiga Belanda bersama tim cadangan, Jong AZ, pada musim 2016-2017. Setelah berkiprah di AZ Alkmaar, bakatnya membawa Koopmeiners ke Atalanta pada tahun 2021 dengan biaya transfer sekitar €12 juta. Puncaknya, ia menjadi bagian dari tim Atalanta yang berhasil memenangkan Liga Europa UEFA pada 22 Mei 2024, setelah mengalahkan Bayer Leverkusen dengan skor telak 3-0.

Namun, perjalanan Koopmeiners belum berhenti di situ. Pada Agustus 2024, ia diboyong Juventus dengan biaya transfer yang fantastis, dilaporkan mencapai 60 juta euro. Transfer ini menunjukkan kepercayaan besar Juventus terhadap kemampuan dan potensi yang dimiliki oleh sang gelandang. Koopmeiners pun siap untuk menghadapi tantangan baru dan memberikan kontribusi terbaiknya bagi klub barunya.

Dari AZ Alkmaar Hingga Berakhir di Juventus

Koopmeiners mengawali karier profesionalnya di AZ Alkmaar, klub yang telah membinanya sejak usia muda. Ia menunjukkan perkembangan yang signifikan di sana, hingga akhirnya menarik perhatian klub-klub besar Eropa. Prestasi menjuarai divisi ketiga bersama Jong AZ menjadi bukti nyata bakatnya yang luar biasa. Setelah itu, ia menunjukkan kemampuannya yang semakin matang di tim utama AZ Alkmaar sebelum akhirnya pindah ke Atalanta.

Di Atalanta, Koopmeiners semakin bersinar. Ia menjadi pemain kunci di lini tengah dan memberikan kontribusi besar bagi timnya. Salah satu momen yang tak terlupakan adalah hat-trick yang ia cetak saat melawan Torino pada September 2022. Kemampuannya mencetak gol, ditambah dengan kemampuan passing dan visi bermain yang baik, menjadikannya aset berharga bagi Atalanta.

Puncak kariernya di Atalanta adalah memenangkan Liga Europa. Koopmeiners menjadi bagian integral dari tim yang berhasil meraih trofi bergengsi tersebut. Kemenangan ini menjadi bukti nyata kerja keras dan dedikasi yang ia tunjukkan selama membela Atalanta. Setelah itu, ia pun melanjutkan perjalanan kariernya ke klub yang lebih besar, yaitu Juventus.

Di Juventus, Koopmeiners diharapkan dapat melanjutkan performa gemilangnya. Dengan kemampuannya yang serbaguna, ia dapat bermain sebagai gelandang tengah (CM), gelandang serang (AMC), maupun gelandang bertahan (DMC). Fleksibelitas posisinya ini menjadikannya aset berharga bagi pelatih Massimiliano Allegri.

Read Entire Article
Bisnis | Football |