Timnas Inggris Pilih Adaptasi Dini di Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026

9 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 semakin dekat dan Timnas Inggris tidak ingin menyisakan ruang untuk kesalahan dalam persiapan mereka. The Three Lions memilih datang lebih awal ke Amerika Serikat demi memastikan seluruh pemain dapat beradaptasi secara optimal sebelum turnamen dimulai.

Dipimpin Thomas Tuchel dan kapten Harry Kane, skuad Inggris telah tiba di Florida untuk menjalani pemusatan latihan intensif. Langkah ini menunjukkan keseriusan mereka dalam memburu gelar juara dunia pertama sejak 1966.

Sebanyak 20 pemain dari skuad utama bersama lima pemain cadangan latihan berangkat dari St George’s Park menuju Amerika Serikat. Mereka langsung memulai agenda persiapan setelah mendarat di Palm Beach International Airport.

Persiapan yang dilakukan Inggris tidak hanya berfokus pada aspek taktik dan strategi permainan. Faktor cuaca, kelembapan, hingga perbedaan zona waktu menjadi perhatian utama agar para pemain berada dalam kondisi terbaik saat memasuki turnamen.

Florida Jadi Markas Awal Inggris Menuju Piala Dunia

Florida dipilih sebagai lokasi pemusatan latihan awal Inggris menjelang Piala Dunia 2026. Wilayah tersebut dinilai mampu memberikan gambaran kondisi cuaca yang akan dihadapi para pemain selama turnamen berlangsung.

Rombongan The Three Lions akan bermarkas di The Belgrove Resort & Spa selama 12 hari ke depan. Fasilitas tersebut menjadi pusat aktivitas tim sebelum mereka memulai perjalanan di fase grup.

Keputusan datang lebih awal juga bertujuan memberi waktu yang cukup bagi para pemain untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Adaptasi sejak dini dianggap penting untuk menjaga performa fisik dan mental selama kompetisi.

Inggris memiliki waktu sekitar 16 hari sebelum menjalani pertandingan pertama mereka di Piala Dunia 2026. Kesempatan itu dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk membangun kesiapan tim secara menyeluruh.

Thomas Tuchel Fokus Hadapi Tantangan Cuaca Ekstrem

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi peserta Piala Dunia 2026 adalah kondisi cuaca di Amerika Utara. Suhu tinggi dan tingkat kelembapan yang ekstrem berpotensi memengaruhi performa pemain selama pertandingan.

Thomas Tuchel mengungkapkan bahwa staf pelatih telah melakukan berbagai persiapan khusus untuk mengantisipasi situasi tersebut. Mereka bahkan bekerja sama dengan sejumlah ahli guna menyusun program adaptasi yang tepat.

"Kami sudah bekerja sama dengan para spesialis dari berbagai negara dan juga mendapatkan masukan dari atlet Olimpiade Team GB. Kami tahu berapa lama pemain harus berlatih di bawah sinar matahari dan bagaimana proses adaptasi yang ideal," ujar Tuchel.

Selama berada di Florida, Inggris juga akan menjalani dua laga uji coba melawan Selandia Baru dan Kosta Rika. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi Tuchel untuk mematangkan strategi sebelum menghadapi Kroasia pada laga pembuka Piala Dunia 2026.

Sumber: Mirror

Arsenal Didesak Jual 3 Pemain Usai Gagal Juara Liga Champions, Siapa Saja?

Read Entire Article
Bisnis | Football |