Top 3: Respons PLN Terkait Keluhan Tagihan Listrik Membengkak

22 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - PT PLN (Persero)  buka suara terkait maraknya keluhan masyarakat di media sosial terkait tagihan listrik yang dinilai meningkat dalam beberapa waktu terakhir. BUMN tersebut menegaskan bahwa tarif listrik tidak mengalami kenaikan pada periode April-Juni 2026. 

Kenaikan tagihan yang dirasakan sebagian pelanggan tidak selalu berkaitan dengan perubahan tarif. Kondisi tersebut dapat dipengaruhi oleh meningkatnya konsumsi listrik di rumah tangga akibat sejumlah faktor, mulai dari perubahan cuaca hingga bertambahnya aktivitas di dalam rumah.

Artikel tanggapan PLN terkait keluhan tarif listrik membengkak menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com pada Selasa 2 Juni 2026. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis Liputan6.com?

1. Penjelasan PLN Soal Keluhan Tagihan Listrik Membengkak

PT PLN (Persero) menegaskan bahwa tarif listrik tidak mengalami kenaikan pada periode April-Juni 2026. Penjelasan ini disampaikan menyusul maraknya keluhan masyarakat di media sosial terkait tagihan listrik yang dinilai meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan perusahaan tetap menjalankan kebijakan tarif listrik sesuai ketetapan pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Untuk periode April-Juni 2026, tarif listrik tetap dan tidak mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya,” kata Gregorius saat dikonfirmasi Liputan6.com, Selasa (2/6/2026).

Baca artikel selengkapnya di sini

2. Orang Kaya Kini Pilih Gadai Barang Mewah Ketimbang Jual Aset

Para investor dan individu beraset neto tinggi (High Net Worth Individuals/HNWI) di Indonesia mulai melakukan penyesuaian portofolio secara masif. Ini dilakukan di tengah dinamika yang menantang pada lanskap ekonomi global seperti fluktuasi pasar modal, penyesuaian suku bunga yang agresif, serta ketidakpastian geopolitik.

Dalam kondisi ini, barang mewah (luxury goods) tidak lagi sekadar simbol status, melainkan telah bertransformasi menjadi instrumen safe haven yang mampu menjaga nilai kekayaan.

Direktur PT Lesca Gadai Premier, Bastian Purnama, menjelaskan bahwa belakangan ini, pihaknya melihat adanya pergeseran perilaku nasabah premium.

"Banyak pengusaha dan kolektor yang menyadari bahwa menjual aset mewah mereka saat ini bukanlah langkah yang bijak, karena potensi kenaikan harganya di masa depan sangat tinggi. Namun, di sisi lain, mereka membutuhkan likuiditas cepat untuk menangkap peluang bisnis atau menjaga arus kas," ujar Bastian, Selasa (2/6/2026).

Baca artikel selengkapnya di sini

3. Gaji Ke-13 Cair Juni 2026, Berikut Rincian Penerima hingga Besarannya

Pemerintah memastikan pencairan gaji ke-13 bagi aparatur negara, pensiunan, penerima pensiun, dan penerima tunjangan pada Juni 2026. Ketentuan tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2026.

Dalam beleid tersebut ditegaskan bahwa gaji ke-13 dibayarkan paling cepat pada bulan Juni 2026. Apabila belum dapat direalisasikan pada bulan tersebut, pembayaran dapat dilakukan setelah Juni 2026. Besaran gaji ke-13 didasarkan pada komponen penghasilan yang dibayarkan pada Mei 2026.

Baca artikel selengkapnya di sini

Read Entire Article
Bisnis | Football |