Veda Ega Pratama Ungkap Kronologi Kena LLP dan Gagal Dapat Poin di Balaton Park

5 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Veda Ega Pratama telah kembali ke Indonesia setelah menjalani akhir pekan tak menyenangkan di Sirkuit Balaton Park. Ia membeberkan kronologi terkena long lap penalty hingga gagal dapat poin dalam Moto3 Hungaria 2026.

Pembalap muda Indonesia itu harus kembali ke Tanah Air dengan tangan kosong. Veda Ega Pratama menyelesaikan Moto3 Hungaria 2026 dengan finis di urutan ke-16 pada Minggu (7/6/2026).

Posisi itu membuat Veda Ega Pratama tak mampu mencuri poin dari Sirkuit Balaton Park. Sebab hanya 15 besar saja yang berhak mendapatkan pundi-pundi angka untuk memperkuat posisi di klasemen Moto3 2026.

Kegagalan ini tak lepas dari nasib yang dialami Veda Ega pada sesi kualifikasi dan balapan. Ia diganjar hukuman long lap penalty (LLP) akibat pelanggaran yang terjadi pada sesi kualifikasi.

Hukuman LLP sangat memengaruhi jalannya balapan Veda Ega Pratama. Pasalnya, dia sebenarnya sempat mampu masuk barisan depan dengan berada di urutan keenam sebelum menjalani LLP.

Penjelasan Veda Ega soal LLP

Ditemui di Jakarta, Veda Ega Pratama menjelaskan penyebab datangnya hukuman tersebut. Ia mengungkap kronologi kejadian secara detail yang terjadi pada sesi kualifikasi kedua (Q2).

"Jadi pas waktu Q2 saya memang di lap itu mau masuk ke pit lane. Dan di lap itu saya melebar ke gravel, terus saya nyoba buat balik lagi ke sirkuit. Terus pas lihat belakang ada dua rider," terang Veda Ega di M7 Tactical, Jakarta Selatan, Selasa (9/6).

"Nah, saya kira biasanya kan memang pertengahan sesi memang rata-rata pada ganti ban. Nah, saya kira memang mereka juga lagi pelan gitu, jadi nggak begitu mengganggu," tambahnya.

Sempat Tak Tahu

Saat kejadian, Veda mengaku tak tahu jika tindakannya itu mengganggu rider lain. Dia baru mengetahuinya setelah sesi kualifikasi saat dipanggil oleh direktur balapan.

"Terus di tikungan selanjutnya ternyata salah satu dari dua rider itu ada yang lagi kencang dan saya juga nggak tahu kalau itu lagi kencang gitu," ungkapnya. 

"Terus, ya setelah sesi kualifikasi dipanggil ke race direction terus ditunjukin videonya, saya baru tahu," sambung Veda Ega Pratama.

Pengaruh LLP ke Balapan

Menurut Veda, hukuman LLP jadi hambatan besar dirinya dalam balapan di Balaton Park. Apalagi, kondisi cuaca di Hungaria terasa lebih panas dari biasanya sehingga makin sulit baginya untuk bersaing ke zona poin dan barisan depan lafi. 

"Pas race itu lebih panas dan saya kesulitan pas ngerem. Pas bannya masih bagus grip-nya di awal-awal saya masih bisa imbangin," bebernya.

"Tapi setelah long lap, ke belakang terus saya juga sempat tarung lah sama rider belakang yang agak ngeganggu saya dan ketika saya kehabisan grip ban, jadi kesusahan," jelas Veda Ega menambahkan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Hasil Timnas Indonesia vs Mozambik: Garuda Cuma Cetak 1 Gol di Babak Pertama

Read Entire Article
Bisnis | Football |