Wasit Omar Artan Buka Suara Setelah Gagal Bertugas di Piala Dunia 2026 karena Ditolak Masuk AS

10 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 menghadapi kasus yang menarik perhatian setelah FIFA mengonfirmasi wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, tidak dapat bertugas di turnamen tersebut. Keputusan itu muncul setelah otoritas Amerika Serikat menolak izin masuk Artan saat tiba di negara tersebut.

Artan sebelumnya masuk dalam daftar perangkat pertandingan resmi FIFA untuk Piala Dunia 2026. Penunjukan itu membuat pria berusia 34 tahun tersebut berpeluang menjadi wasit Somalia pertama yang memimpin pertandingan putaran final Piala Dunia.

Perjalanan menuju Amerika Serikat sempat berjalan sesuai rencana sebelum kendala imigrasi menghentikan langkahnya. FIFA pun memastikan Artan tidak akan mengikuti pelatihan maupun menjalankan tugas sebagai wasit di ajang bergengsi tersebut.

FIFA Konfirmasi Artan Tidak Bisa Bertugas

Artan merupakan salah satu perwakilan Afrika yang dipilih melalui Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF). Ia sebelumnya memiliki pengalaman memimpin pertandingan di ajang Piala Afrika.

Dalam pernyataannya, FIFA menjelaskan bahwa keputusan terkait visa dan izin masuk berada sepenuhnya di tangan negara tuan rumah. Federasi sepak bola dunia itu juga mengaku telah mendapat informasi bahwa status Artan tidak akan berubah untuk saat ini.

Juru bicara FIFA menyatakan Artan tidak dapat mengikuti pelatihan maupun memimpin pertandingan di Piala Dunia 2026 setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat. FIFA juga menegaskan tidak terlibat dalam proses imigrasi maupun penilaian visa yang dilakukan pemerintah setempat.

Pernyataan Omar Artan Setelah Dipastikan Absen

Sebelum insiden tersebut, Artan sempat mengucapkan terima kasih kepada Kedutaan Besar Somalia atas dukungan dalam memperoleh paspor diplomatik. Dokumen itu diterbitkan untuk mempermudah perjalanannya setelah menghadapi kesulitan visa sebelumnya.

Meski gagal tampil di Piala Dunia 2026, Artan tetap menunjukkan sikap positif. Ia memilih fokus pada karier kepemimpinan pertandingan yang masih panjang di masa depan.

"Saya tetap dalam suasana hati yang positif dan fokus pada tantangan berikutnya dalam karier perwasitan saya," kata Artan kepada Reuters. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada FIFA dan CAF atas dukungan yang diberikan selama proses tersebut.

Artan turut mengirim pesan kepada rekan-rekannya yang tetap bertugas di turnamen. Ia berharap dapat kembali bergabung dalam kompetisi internasional pada kesempatan berikutnya.

Otoritas AS Beri Penjelasan

Menurut keterangan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat (CBP), Artan menjalani pemeriksaan tambahan setibanya di Bandara Internasional Miami. Proses tersebut dikategorikan sebagai bagian rutin ketika petugas perlu memverifikasi informasi pelancong.

Setelah pemeriksaan selesai, Artan dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk masuk ke Amerika Serikat karena alasan yang dikaitkan dengan proses verifikasi keamanan. CBP tidak memberikan rincian spesifik mengenai faktor yang mendasari keputusan tersebut.

Sementara itu, Andrew Giuliani yang memimpin Satuan Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia memberikan dukungan terhadap keputusan tersebut. Ia menilai petugas perbatasan telah mengambil langkah yang tepat berdasarkan informasi yang mereka miliki saat pemeriksaan berlangsung.

Sumber: SPORTbible

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Tempat Menonton Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday 2026

Read Entire Article
Bisnis | Football |