Agrinas Impor 160 Ribu Pikap untuk Koperasi Desa, Asalnya Tak Cuma dari India

7 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara mengimpor sekitar 160 ribu kendaraan pikap untuk mendukung operasional koperasi desa/kelurahan merah putih. Kendaraan tersebut tidak hanya berasal dari India, tetapi juga dari Jepang dan China.

Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menyampaikan bahwa seluruh unit kendaraan tersebut telah melalui proses pengadaan.

"Semua kendaraan sudah dilakukan pengadaannya, sebanyak 160 ribu (unit)," kata Joao saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Ia menjelaskan, keputusan impor diambil karena kendaraan pikap dengan sistem penggerak empat roda (4x4) belum diproduksi di dalam negeri.

"Semua mobil yang ada di sini kan kalau 4x4 semuanya full impor. Tidak ada yang pembuatan lokal, tidak ada," ujarnya.

Jepang, China, dan India Jadi Pemasok Utama

Joao merinci, kendaraan yang diimpor berasal dari sejumlah produsen otomotif ternama. Dari Jepang, terdapat merek seperti Mitsubishi Motors, Hino Motors, dan Isuzu.

Sementara dari China, kendaraan dipasok oleh Foton Motor. Selain itu, ribuan unit juga didatangkan dari India.

"(Sebanyak) 160 ribu (unit pikap/truk) itu terdiri atas 13.600 (unit) dari Jepang atau dari Mitsubishi, 10 ribu (unit) dari Hino (pabrikan) Jepang, 900 (unit) dari Isuzu (pabrikan) Jepang. Foton 13 ribu (unit) dari China, baru sisanya dari India yang datang," jelasnya.

Total anggaran pengadaan kendaraan ini mencapai Rp200 triliun, yang bersumber dari alokasi pembangunan koperasi desa/kelurahan merah putih sebesar Rp3 miliar per unit.

Distribusi Bertahap untuk Koperasi Desa

Meski seluruh kendaraan telah diadakan, Joao mengaku belum memiliki data pasti terkait jumlah unit yang sudah tiba di Indonesia dan siap didistribusikan.

Sementara itu, Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menyatakan sebagian kendaraan telah mulai disalurkan ke koperasi desa.

"Sudah ada (truk dan pikap) yang sudah disalurkan di koperasi-koperasi desa merah putih, dan ya rasanya sudah cukup memadai dan bisa digunakan untuk (mendukung operasional koperasi)," kata Ferry.

Ia menambahkan, penyaluran kendaraan dilakukan secara bertahap, mengikuti progres pembangunan fisik koperasi desa di berbagai daerah.

Sebagai informasi, sekitar 105 ribu unit kendaraan dari India akan dikirim secara bertahap. Program ini diharapkan mampu memperkuat distribusi logistik dan operasional koperasi desa di seluruh Indonesia.

Read Entire Article
Bisnis | Football |