Liputan6.com, Jakarta - Mengunjungi Taiwan jangan lewatkan mencicipi makanan lokal. Taiwan menawarkan beragam makanan lokal yang dapat membuat perut kenyang dan cita rasa yang nikmat.Jika salah satu makanan populer yang juga dijadikan oleh-oleh yakni kue nanas seperti kue nastar sudah sering dicicipi, coba mencicipi beef noodle atau mi daging sapi. Makanan lokal ini telah menjadi makanan sehari-hari masyarakat Taiwan dan nikmat dicicipi. Berikut laporan Liputan6.com dari Taiwan ketika mencoba makanan dan minuman lokal di Taiwan yang wajib dicicipi.
1.Beef Noodle atau Mi Daging Sapi
Mengutip buku Taiwan Waves of Wonder, masyarakat Taiwan awalnya tidak mengonsumsi daging sapi. Kemudian datangnya pemerintahan China di Taiwan, toko-toko yang menjual hidangan daging sapi bermunculan.
Kehadiran beef noodle ini juga untuk mengobati kerinduan kuliner kampung halaman dari tentara veteran Republik China. Beef noodle Taiwan ini dapat ditemui di sejumlah hotel, bandara dan juga gerai-gerai tersendiri di wilayah Taiwan.
Beef noodle disajikan dengan memakai rebusan kental kaldu sapi, dan disajikan dengan daging sapi yang lembut dan diiris sedang serta mi kuning.
Jurnalis Liputan6.com berkesempatan mencicipi beef noodle di salah satu hotel di Taoyuan, Taiwan. Menikmati beef noodle ini pada malam hari terasa nikmat di tengah cuaca dingin. Rebusan kuah kaldu sapi yang gurih, hangat dan irisan daging sapi yang banyak dan lembut terasa nikmat serta potongan sayur hijau ditambah seledri. "Biasa pakai kuah merah, pakai rempah-rempah. Beef noodle ini sudah jadi makanan sehari-hari, pagi, siang, dan malam,” ujar pemandu wisata, Ng wei chien atau dikenal Chindrawan yang telah tinggal di Taiwan selama 26 tahun.
Pria yang akrab disapa Ko Acin ini menuturkan, biasanya beef noodle ini dijual di kisaran 150-300 dolar Taiwan atau Rp 79.345-Rp 158.691 (asumsi kurs dolar Taiwan terhadap rupiah di kisaran 529).
Untuk mempopulerkan makanan ini,Ko Acin menuturkan, di Taiwan digelar Festival Mi Daging Sapi atau beef noodle.Pertama kali, festival itu digelar pada 2005 yang dikenalkan oleh Presiden Taiwan Ma Yin-jeou , tepatnya 10 Oktober-13 Oktober 2005.
“Bulan 10 tanggal 10 pas hari kemerdekaan Taiwan merayakan festival beef noodle. Jadi awal mulanya oleh Presiden Taiwan dikembangkan sehingga masyarakat mancanegara biar juga tahu,” ujar Ko Acin.
2.Ai Yu
Selain minuman boba yang lebih dahulu terkenal, coba mencicipi minuman lokal di Taiwan. Salah satunya menikmati minuman Ai Yu. Ko Acin menuturkan, minuman Ai Yu sangat nikmat ketika musim panas karena rasanya yang menyegarkan.
Pertama kali saya mencicipi Ai Yu di kawasan Alishan, Taiwan. Saat itu ibu-ibu yang menjajakan dagangan sayuran, buah-buahan dan minuman Ai Yu menawarkan kepada saya. Lantaran penasaran, saya pun mencoba mencicipinya. Ai Yu ini bentuknya seperti agar-agar dan jelly ditambah sirup dan selasih sehingga di mulut merasakan manis, sedikit asam dan menyegarkan. Harga minuman Ai Yu ini sekitar 30 dolar Taiwan atau Rp 15.869.
Adapun Ai Yu merupakan tumbuhan merambat yang unik di Taiwan. Sebagian besar diproduksi di kawasan Dabang, Alishan. Bagian luarnya berwarna hijau muda, sedikit mirip buah mangga.
Isi dari buah ini menjadi bahan utama dari dari minuman Ai Yu. Biji buah Ai Yu dijemur hingga kering, lalu diletakkan di selembar kain. Biji buah yang terletak di dalam kain, digosong berulang kali di dalam air dingin. Gosokan itu akan membuat Ai Yu mengeluarkan cairan kental. Usai 30 menit, cairan itu akan berubah menjadi agar-agar dan disimpan di dalam kulkas. “Ai Yu yang asli itu jika dibakar maka tidak terbakar,” kata Ko Acin.
3.Stinky Tofu atau Chou Dofu
Saya pertama kali merasakan stinky tofu saat mengikuti festival lentera di Chiayi, Taiwan. Di Festival Lentera 2026 tidak hanya menyuguhkan lampion yang memanjakan mata tetapi juga menyajikan street food di Taiwan.
Dengan demikian pengunjung festival lentera tidak perlu khawatir lapar. Saat tiba di bagian street food, saya sempat mencium aroma kurang sedap. Dalam pikiran saya, ini bau apa yah karena kurang sedap. Kemudian Ko Acin melangkah ke salah satu tenda yang ternyata menjual stinky tofu. Seperti sebutannya Stinky Tofu, seperti menggambarkan aroma tak sedap. Mungkin ketika pertama kalinya mencoba Anda akan terkejut.
Stinky tofu yang saya coba sebelumnya seperti dipanggang dahulu kemudian tahu berbentuk persegi panjang itu ditusuk seperti sate. Stinky tofu itu disajikan dengan dua buah tahu persegi panjang yang ditusuk dan tengah diberikan seperti acar kol lalu di atasnya diberi bumbu. Saat saya pertama kali mencoba stinky tofu itu memberikan pengalaman unik dengan rasanya. Sedikit demi sedikit saya menghabiskan dan akhirnya terbiasa dengan rasanya. Namun, menurut saya lebih pas jika stinky tofu itu ditambah sambal.
Selain mencoba stinky tofu di festival lentera, saya juga berkesempatan mencoba stinky tofu di Shilin Night Market. Aroma tak sedap juga terasa. Namun, stinky tofu yang dijumpai di Shilin Night Market ini disajikan berbeda. Rasanya lebih nikmat dan disajikan dengan digoreng. Tahu ini juga sering disebut dengan chou tofu. Bentuk tahunya seperti kubus dan mengingatkan seperti tahu gejrot.
Ko Acin menuturkan, stinky tofu ini merupakan tahu yang difermentasi. Mengutip BBC, stinky tofu dibuat dengan merendam tahu segar dalam air garam dari susu fermentasi, daging dan sayuran. Resepnya bervariasi dan agak dirahasiakan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2358353/original/014113000_1536843098-20180913-Cokelat-Pipiltin-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532599/original/022364200_1773658824-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525773/original/086870000_1773063273-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532612/original/057259600_1773658983-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536012/original/035458000_1774226328-Perkebunan_teh_di_Alishan_Taiwan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5440453/original/006723600_1765434311-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536074/original/066444300_1774236679-d5b1e86b-6779-44cc-b72c-36da8873ccf4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3333862/original/088565600_1608969578-20201226-Pasokan-listrik-tahun-baru-2021-aman-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535609/original/068074000_1774066318-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-21_Maret_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1630423/original/031667600_1498032907-20170621-United_Airlines.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4166753/original/096704000_1663802133-Harga_Minyak_Dunia_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493434/original/019263400_1770214265-1000225262.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5380907/original/068444200_1760438140-men9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5186928/original/035658900_1744629096-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535460/original/068662700_1774013840-Depositphotos_390553042_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4016981/original/055489100_1652075718-20220905-FOTO---ASN-PEMROV-DKI-JAKARTA-Herman-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535532/original/000693000_1774053406-Rangkaian_KRL_Commuter_Line_tujuan_Stasiun_Jakarta_Kota.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5001181/original/090178400_1731373008-Pekerja_di_kebun_kelapa_sawit_sedang_memuat_TBS_ke_atas_truk__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439892/original/057085000_1765411943-Ketua_Bidang_Ketenagakerjaan_Asosiasi_Pengusaha_Indonesia__Apindo__Bob_Azam-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432516/original/073839000_1764810828-AP25337701874227.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5106243/original/021351500_1737600451-IMG-20250123-WA0003.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5285267/original/086412000_1752663311-20250716-Inflasi-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5442493/original/086892300_1765540230-20251212BL_Timnas_Indonesia_U-22_Vs_Myanmar_SEA_Games_2025-01.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432343/original/_-_Gregory_S._Widjaja_dan_Teresa_Wibowo__Direktur_PT_Aspirasi_Hidup_Indonesia_Tbk__bersama_perwakilan_Pemerintah_Kota_Jakarta_Barat__saat_simbolisasi_AZKO_Berbagi_Cahaya_untuk_Warga_Kembangan_Sela.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425687/original/015827900_1764234657-AP25330795389555.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5422001/original/013196600_1763966343-inter_vs_milan_2025-3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5420990/original/096741500_1763861245-liverpool.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428542/original/053185900_1764544104-WhatsApp_Image_2025-12-01_at_00.38.43__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439432/original/079646600_1765357239-IMG_0218.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425002/original/013314700_1764201159-AP25330803907927.jpg)