Lionel Messi Resmi Jadi Miliarder, Susul Cristiano Ronaldo

5 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Lionel Messi kini bergabung dengan rival lamanya, Cristiano Ronaldo, dalam jajaran pesepak bola miliarder dunia. Berdasarkan analisis Bloomberg, kekayaan bersih Messi telah melampaui USD 1 miliar atau sekitar Rp 17 triliun (asumsi kurs Rp 17.000 per dolar AS).

Dikutip dari Business Standard, Sabtu (23/5/2026), perjalanan Messi menuju status miliarder dimulai dari keputusan besar yang diambil saat masih remaja. Saat itu, ia menerima tawaran bergabung dengan FC Barcelona melalui kesepakatan sederhana yang bahkan ditulis di atas serbet.

Kontrak tersebut juga memuat syarat yang tidak biasa, yakni komitmen Barcelona membiayai terapi hormon pertumbuhan Messi.

Sebelumnya, klub asal Argentina tempat Messi menimba ilmu, Newell's Old Boys, memutuskan tidak melanjutkan pembiayaan karena dianggap terlalu berisiko untuk pemain muda yang belum terbukti.

Namun keputusan Barcelona terbukti menjadi investasi besar. Terapi berjalan efektif dan karier Messi berkembang pesat hingga menjadi salah satu pemain terbaik dunia.

Sumber Pendapatan Messi

Menurut Bloomberg, Messi yang kini berusia 38 tahun telah mengumpulkan lebih dari USD 700 juta dari gaji dan bonus sejak 2007.

Setelah memperhitungkan pajak, performa investasi, pendapatan sponsor dan sumber pemasukan lain, total kekayaannya diperkirakan telah menembus angka miliaran dolar.

Jika Ronaldo lebih dulu mencapai status tersebut setelah bergabung dengan Al-Nassr FC pada 2023, perjalanan bisnis Messi memiliki pola berbeda.

Ronaldo selama ini dikenal memiliki citra yang kuat untuk kebutuhan iklan berbagai produk, mulai dari perlengkapan olahraga hingga produk gaya hidup.

Sementara itu, perjalanan bisnis Messi sempat berjalan lebih lambat dibanding pencapaiannya di lapangan. Namun dalam beberapa tahun terakhir, bisnisnya berkembang pesat dengan dukungan ayahnya, Jorge Messi.

Pendapatan besar dari klub saat ini, sponsor, properti hingga investasi di berbagai sektor menjadi faktor utama pertumbuhan kekayaannya.

Seharusnya Kaya Lebih Cepat

Banyak pihak menilai status miliarder Messi sebenarnya bisa diraih lebih cepat.

Setelah membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022, Messi sempat mendapat tawaran fantastis dari liga Arab Saudi dengan nilai sekitar USD 400 juta per tahun.

Namun Messi memilih bergabung dengan Inter Miami CF.

"Uang tidak pernah menjadi masalah atau hambatan bagi saya dalam hal apa pun," kata Messi kepada media Mundo Deportivo.

"Kalau soal uang, saya akan pergi ke Arab Saudi atau ke tempat lain."

Keputusan pindah ke Inter Miami ternyata bukan hanya soal karier sepak bola.

Kontraknya dilaporkan mencakup berbagai keuntungan tambahan, termasuk opsi kepemilikan saham klub yang sebagian sahamnya juga dimiliki mantan pemain Inggris, David Beckham.

Masuk Inter Miami

Kedatangan Messi memberikan dampak besar bagi Inter Miami.

Menurut Sportico, nilai klub meningkat lebih dari 20% hingga mencapai sekitar USD 1,45 miliar pada Februari.

Saat ini Inter Miami menjadi klub sepak bola paling bernilai di Amerika Serikat dan menempati peringkat ke-16 dunia.

Selain itu, kepindahannya ke Amerika Serikat juga membuka sumber pendapatan baru.

Laporan The Athletic menyebut Messi berpeluang memperoleh bagian dari pendapatan pelanggan baru layanan streaming MLS Season Pass milik Apple.

Pemilik Inter Miami, Jorge Mas, menyebut jumlah pelanggan layanan tersebut meningkat dua kali lipat beberapa bulan setelah Messi bergabung.

Mas juga mengungkapkan total pendapatan tahunan Messi dari Inter Miami diperkirakan berada di kisaran USD70 juta hingga USD80 juta.

Bisnis Messi

Di luar sepak bola, Messi juga memperluas bisnis ke berbagai sektor.

Ia meluncurkan minuman olahraga Más+ by Messi dan menjadi investor jaringan restoran Argentina yang menjual milanesa, salah satu makanan favoritnya.

Tak hanya itu, Messi juga mulai membangun portofolio kepemilikan klub sepak bola.

Ia baru mengumumkan akuisisi klub divisi lima Spanyol, Cornella, serta memiliki saham di klub Uruguay Deportivo LSM bersama mantan rekan setimnya, Luis Suárez.

Messi mengakui dirinya mulai memikirkan kehidupan setelah pensiun dari sepak bola.

"Sepak bola memiliki masa berakhir. Bisnis adalah sesuatu yang saya sukai, dan saya masih terus belajar," kata Messi.

Read Entire Article
Bisnis | Football |