Konsumen Perhitungkan Value Produk, Brand Perlu Susun Strategi Baru

1 hour ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Marketing + Media Alliance (MMA) Global Indonesia menyadari pola konsumen memilih produk menjadi lebih mendasar. Kini, banyak konsumen mempertimbangkan nilai atau value dari produk tersebut.

Country Head & Board of Director Indonesia Marketing + Media Alliance (MMA) Indonesia, Shanti Tolani menyadari hal tersebut. Maka, brand perlu mengedepankan nilai produk saat menawarkannya dalam sebuah kampanye atau iklan.

"Konsumen di Indonesia sudah semakin cerdas dan lebih pemilih dalam melihat produk. Mereka ingin banget kalau engage dengan brand itu harus ada brand values, principles-nya seperti apa, purpose-nya seperti apa," tutur Shanti disela-sela MMA Indonesia Executive Dialogues 2026, di The Hermitage, Jakarta, Jumat (22/5/2026).

"Bukan hanya kayak, 'oh ada discount disini, ada promo disini and then that's it, they feel connected', enggak seperti itu," sambung dia.

Belum lagi, kini masyarakat atau konsumen dihadapkan dengan iklan beragam jenis produk yang berseliweran, termasuk lewat media sosial. Iklan yang lewat terkadang tidak cukup untuk menarik minat konsumen.

"Mereka sekarang lebih ingin tau kalau engage dengan brand itu, perception dengan brand itu seperti apa, values-nya, principles-nya itu lebih penting," ucapnya.

Peluang Bagi Brand

Di samping itu, Shanti melihat ada peluang sebuah brand masuk ke karakter konsumen, mengacu pada beberala karakteristik konsumen di Tanah Air. Brand bisa mengarahkan pemasaran ke salah satunya.

Dia menerangkan ada tiga klaster karakteristik konsumen. Pertama, konsumen yang loyal terhadal satu brand saja. Konsumen klaster ini tak akan berpindah meski dia melihat ada iklan produk serupa dari brand yang berbeda.

Klaster kedua, ada konsumen yang tidak merasa terhubung dengan brand tertentu. Konsumen ini cenderung tak peduli dengan iklan yang berseliweran karena merasa tidak ada keterikatan.

Diantara kedua klaster tadi, ada satu klaster yang disebut movable middles. Klaster ini venderung terbuka dan bersedia mencoba hal baru atau produk baru, tempat baru, hingga layanan baru. Klaster ini merupakan yang potensial digaet oleh brand.

"Itu movable middles bisa sampai 50 persen lebih baik lagi kalau kita bisa akalin prioritization movable middles itu, budget marketing budget kita seperti apa, kita compartmentalize the data, again, with the use of AI, and put the right budgets into the movable middles so that your sales, your customer engagement, your brand recognition, semuanya win-win situation akan lebih baik lagi," jelas Shanti.

Kunci Sukses Iklan

Sebelumnya, Managing Director Emtek Group, Sutanto Hartono membagikan kunci sukses kampanye periklanan sebuah produk. Menurut dia, kekuatan penuturan cerita atau storytelling menjadi poin utamanya.

Sutanto menyampaikan, banyak pihak yang berorientasi pada angka dalam ekosistem media sosial saat ini. Jumlah pengikut hingga impresi terhadap suatu konten kreatif masih menjadi satu tolok ukur.

"Saya rasa kuncinya di sini adalah dengan zaman sosial media kadang-kadang kita ini terjebak dengan memilihkan masalah angka, followernya berapa, engagement-nya berapa, dan segi impressionnya berapa dan sebagainya," kata Sutanto kepada Liputan6.com, usai pembukaan MMA Smarties Unplugged Indonesia 2026 dan MMA Creative Summits Indonesia 2026 di Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Fokus pada Cerita

Chairperson MMA Global Indonesia ini mengatakan, kunci utama dalam menyukseskan kampanye atau iklan adalah kekuatan storytelling. Ide kreatif dibalut dengan kemampuan penuturan cerita menjadi kekuatan yang cukup baik.

"Padahal apalagi semua kreativitas itu juga berujung kepada storytelling. Inilah yang kita juga ingatkan bahwa kesuksesan-kesuksesan yang ada biasanya juga karena dilandasi suatu kreatif storytelling memang sangat powerful," ujar dia.

"(Storytelling) Harus merupakan ingredient utamanya sebelum kita fokus masalah packaging-nya supaya angkanya tercapai," Sutanto menambahkan.

Membedah Kualitas Iklan

Melalui ajang Smarties Unplugged Indonesia 2026 ini, kata Sutanto, MMA Global Indonesia bersama para pelaku industri marketing dan media di Tanah Air membedah contoh sukses kampanye iklan produk yang jadi sorotan sebelumnya.

"Di sini merupakan pemanasan daripada ajang itu sekaligus memberikan sharing case-case yang memang berhasil di masa sebelumnya," ucapnya.

Smarties Unplugged juga menjadi rangkaian sebelum diakhiri oleh penghargaan Smarties Awards yang rutin digelar oleh MMA Global Indonesia setiap tahunnya. Pada ajang tersebut dipilih konten-konten kreatif di sektor pemasaran.

Read Entire Article
Bisnis | Football |