Liputan6.com, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung pengembangan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) yang menjadi bagian dari implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 110 Tahun 2025. Sistem tersebut akan terhubung dengan Bursa Karbon Indonesia sehingga diharapkan memperkuat ekosistem perdagangan karbon nasional.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, SRUK akan berfungsi sebagai pasar primer (primary market) yang selanjutnya terkoneksi dengan pasar sekunder (secondary market) di Bursa Karbon Indonesia.
"SRUK ini akan tersambung dengan Bursa Karbon Indonesia. Ini akan menjadi urat nadi perjalanan pasar karbon Indonesia agar semakin berkembang dan semakin besar,” ujar Friderica dalam konferensi pers peluncuran SRUK, di Jakarta Theater, Kamis (9/7/2026).
Menurut dia, integrasi tersebut menjadi langkah penting untuk membangun pasar karbon yang lebih terstruktur, transparan, dan efisien. Dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki, Indonesia dinilai memiliki peluang besar menjadi salah satu pemimpin pasar karbon global.
"Harapan kita Indonesia, sebagai negara yang memiliki potensi sangat besar, bisa menjadi leader di pasar karbon dunia. Tujuan akhirnya tentu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar dia.
Selain mendukung pengembangan SRUK, OJK juga menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 10 Tahun 2026 sebagai landasan bagi sektor jasa keuangan dalam mendukung perdagangan karbon.
Friderica menjelaskan regulasi tersebut telah diselaraskan dengan ketentuan dalam Perpres Nomor 110 Tahun 2025. Dengan terbitnya aturan itu, sektor jasa keuangan diharapkan memiliki kepastian regulasi untuk mendukung pengembangan dan transaksi di pasar karbon Indonesia.
Bursa Karbon Sepi, OJK Siapkan Program Baru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
Perbesar
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui bahwa aktivitas perdagangan di bursa karbon tanah air saat ini masih sepi. Kendati demikian, Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi menilai perkembangan pasar karbon domestik tetap menunjukkan kinerja yang cukup baik jika dibandingkan dengan sejumlah negara lain.
“Iya memang (sepi), karena kalau kita lihat tidak mudah mengembangkan (develop) ini. Namun, jika dibandingkan dengan beberapa bursa lain, pencapaian kita sebenarnya cukup baik,” kata Friderica usai menghadiri acara Maybank Indonesia Sustainable Finance Forum 2026 di Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Menurut Friderica, pengembangan bursa karbon memang tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan dukungan kuat dari sisi pasokan (supply) kredit karbon maupun peningkatan jumlah pelaku pasar yang aktif bertransaksi agar likuiditas pasar terus meningkat.
Ia menjelaskan bahwa OJK bersama pemerintah terus berupaya memperkuat fondasi pasar karbon nasional. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah peluncuran program 'Satu Karsa' bersama Kementerian Kehutanan yang ditujukan untuk meningkatkan ketersediaan unit karbon yang siap diperdagangkan.
Meski demikian, ia tidak menampik bahwa perkembangan pasar karbon Indonesia masih tertinggal dibandingkan dengan negara-negara yang telah lebih matang seperti China, yang saat ini memiliki volume perdagangan karbon jauh lebih besar.
“Cuma memang jika dibandingkan dengan yang sudah maju seperti di China dan lain-lain, makanya ini harus terus kita dukung,” ujarnya.
OJK Perkuat Pasokan Kredit Karbon
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
Perbesar
Perempuan yang akrab disapa Kiki ini mengungkapkan, melalui program Satu Karsa, pemerintah akan menghadirkan sejumlah proyek yang menghasilkan unit karbon untuk kemudian dihitung, diverifikasi, dan diperdagangkan di bursa karbon Indonesia.
Program tersebut diharapkan mampu memperkuat sisi primary market (pasar perdana) karbon, sehingga pada akhirnya dapat mengerek aktivitas di secondary market (pasar sekunder) atau perdagangan karbon di bursa. Dengan bertambahnya pasokan kredit karbon, pelaku usaha maupun investor akan memiliki lebih banyak instrumen untuk ditransaksikan sehingga likuiditas pasar terkerek naik.
“Nanti dengan Kementerian Kehutanan melalui program Satu Karsa. Mungkin di awal bulan Juli akan kita luncurkan (launch) bersama, di mana nanti ada beberapa proyek yang unit karbonnya dihitung agar bisa diperdagangkan di bursa,” imbuhnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292533/original/043541800_1783602957-Wakil_Menteri_Kehutanan_Rohmat_Marzuki-9_Juli_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292509/original/036182300_1783601356-Utusan_Khusus_Presiden_Bidang_Iklim_dan_Energi_Hashim_Djojohadikusumo-_9_Juli_2026e.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292482/original/028766300_1783598464-Menteri_Lingkungan_Hidup__LH__Mohammad_Jumhur_Hidayat-_9_Juli_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292204/original/091006500_1783588038-IMG_5393.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292231/original/007004200_1783588828-IMG-20260709-WA0007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292100/original/043991000_1783585024-WhatsApp_Image_2026-07-09_at_14.15.54.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9292101/original/086557700_1783585088-WhatsApp_Image_2026-07-09_at_15.15.46__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552391/original/086542600_1775808365-IMG_3482.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291783/original/079432600_1783576977-arsip-berita-ditjen-gakkum-esdm-cari-pemilik-sah-kapal-km-joi-i-klarifikasi-dibuka-selama-7-hari-bu3ebqp.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554069/original/013962000_1776058564-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291645/original/096933900_1783571295-IMG_5380.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291506/original/062303400_1783566926-WhatsApp_Image_2026-07-09_at_08.59.23__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4805342/original/023824600_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3271752/original/024896400_1603102550-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3379464/original/099512100_1613556654-20210217-Realisasi_Pemanfaatan_Biodiesel_untuk_Dalam_Negeri-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261661/original/081518200_1781753179-AP26168677143684.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4053871/original/004001900_1655287332-Rencana_BEA_Materai_untuk_belanja_Daring-Johan-2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534516/original/032481400_1773830288-6_25_juta_orang_berangkat_mudik_menggunakan_angkutan_umum-18_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529446/original/098462200_1773352205-IMG-20260313-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5245748/original/054274300_1749388049-Screenshot_2025-06-08_200508.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536057/original/087901500_1774235435-manchester_city_vs_Arsenal-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5314987/original/053706700_1755147164-063_2197310835.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555739/original/056117800_1776213813-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534375/original/004720700_1773821263-WhatsApp_Image_2026-03-17_at_17.35.46.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560933/original/088200900_1776731974-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_15.07.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560905/original/019311600_1776725194-20260420_174400.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553294/original/001238200_1775928032-mikel_arteta_arsenal_bournemouth_ap_dave_shopland.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531393/original/066499600_1773581949-AP26074092606010.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370975/original/007032600_1759611794-real_madrid_vs_villarreal_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559698/original/045930200_1776610483-mohamed-salah-liverpool-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560954/original/028950200_1776732944-AP26108524647906.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541806/original/020142900_1774918571-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2849793/original/011745700_1562754395-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS6.jpg)