Top 3: Alasan Harga BBM Pertamina Tak Naik

22 hours ago 15

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM atau bahan bakar minyak, baik subsidi maupun nonsubsidi per 1 April 2026. Pemerintah pun menjamin ketersediaan BBM untuk masyarakat dengan harga terjangkau.

Keputusan tersebut diambil pemerintah berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengedepankan kepentingan rakyat.

Artikel Tarif Listrik per kWh Terbaru menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis?

Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Rabu, (1/4/2026):

1. Alasan Harga BBM Pertamina Tak Naik 1 April 2026 Besok

Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM atau bahan bakar minyak, baik subsidi maupun nonsubsidi per 1 April 2026. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi mengatakan keputusan tersebut diambil pemerintah berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengedepankan kepentingan rakyat.

"Setelah kami melakukan koordinasi, dalam hal ini pemerintah bersama dengan Pertamina dan atas petunjuk dari Bapak Presiden untuk selalu mengedepankan kepentingan rakyat, Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi," kata Prasetyo.

Baca artikel selengkapnya di sini

2. Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik, Masyarakat Diminta Tak Panik

Pemerintah memastikan tidak akan ada penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) dalam waktu dekat, baik untuk BBM subsidi maupun non-subsidi. Kepastian ini disampaikan menyusul berkembangnya isu di masyarakat terkait rencana kenaikan harga BBM.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan pemerintah telah melakukan koordinasi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Pertamina terkait kebijakan tersebut. Ia menegaskan, keputusan yang diambil tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Jadi, perlu kami sampaikan bahwa setelah kami melakukan koordinasi dalam hal ini pemerintah dan Kementerian ESDM bersama dengan Pertamina dan atas petunjuk dari Bapak Presiden. Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (31/3/2026).

Baca artikel selengkapnya di sini

3. WFH ASN Bakal Dimulai Pekan Depan

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto membuka kemungkinan work from home (WFH) buat aparatur sipil negara (ASN) dimulai pekan depan. Namun, hal ini masih menunggu keputusan final dari pemerintah.

Bima menjelaskan, kebijakan WFH satu hari buat ASN akan diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Setelah diputuskan, Bima memastikan kebijakan itu bisa dilaksanakan sesegera mungkin.

"Ya, mungkin minggu depan ya, sesegera mungkin. Begitu diputuskan tentu minggu depan akan dilaksanakan," kata Bima, ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Baca artikel selengkapnya di sini

Read Entire Article
Bisnis | Football |