Indonesia Jadi Negara Pertama Garap B50 di Dunia, Bikin Banyak Negara Penasaran

4 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia disebut menjadi negara pertama di dunia yang melakukan uji coba dan penerapan biodiesel B50 pada berbagai sektor transportasi. Bahkan, negara-negara lain mulai mencari tahu mengenai uji cobanya.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Eniya Listiani Dewi menerangkan program B50 menjadi kelanjutan dari jalan panjang pengembangan biodiesel 15 tahun terakhir. Ini menjadikan Indonesia sebagai negara pertama yang mengolah B50.

"Tentu saja program B50 ini sudah mempunyai sejarah yang panjang sejak 15 tahun yang lalu, dan kali ini kita membuktikan di dunia bahwa B50 itu hanya ada di Indonesia. Kita saat ini capaiannya sudah nomor 1 di dunia," ungkap Eniya dalam Uji Coba B50 pada Kereta Api, di PUK Lempuyangan, Yogyakarta, Senin (17/4/2026).

Sebagai inisiator B50, Indonesia taka memiliki rujukan teknis dari negara lain mengenai program teranyar ini. "Bahkan tidak ada lagi rujukan-rujukan teknis yang bisa kita akses. Jadi tidak ada contohnya. Ini yang membuat kebanggaan bagi kita sendiri," katanya.

Menurutnya, kondisi geopolitik global saat ini yang menuntut kemandirian energi menjadi momen tepat pengembangan B50. "Respons dari pemerintah untuk melakukan uji B50 ini memang sudah sejak tahun lalu. Jadi Pak Menteri (Bahlil Lahadalia) sudah menginisiasi untuk segera mempersiapkan dan sekarang kita tahu bahwa ternyata penting," sambung dia.

Negara Lain Ikut Cari Tahu

Eniya mengatakan, banyak negara ingij mencari tahu mengenai uji coba penggunaan B50 di sektor transportasi ini. Bisa dibilang, hasil uji coba B50 terhadap kendaraan bertenaga diesel menjadikan Indonesia sebagai rujukan dunia.

"Saat ini banyak negara yang buru-buru berbondong-bondong datang ke kita untuk berkontak bagaimana sih menjalankan B50. Karena benar rujukannya, contohnya enggak ada selain di kita," beber dia.

Eniya mengungkap, beberapa kendaraan pabrikan luar negeri juga turut serta dalam uji coba yang dimulai sejak 9 Desember 2026 ini. Antara lain, kendaraan pabrikan Jepang, Korea Selatan, hingga Eropa turut menjajal B50.

Uji Coba di Kereta Api Perdana di Dunia

Sebelumnya, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi mengatakan uji coba B50 pada kereta api ini menjadi yang pertama di dunia. Hal tersebut menjadi tonggak sejarah baru pengembangan bahan bakar rendah emisi.

"Dan ini selamat juga untuk PT KAI melakukan uji pertama di dunia. Jadi pertama di dunia memang hanya ada di sini," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Pengelola Sarana dan Prasarana PT Kereta Api Indonesia (Persero), Heru Kuswanto menerangkan ini jadi bagian kerja sama lintas instansi. Uji terap yang dilakukan di PT KAI pada kereta pembangkit P02411 KA Bogowonto dengan tipe engine MTU1212B kapasitas 660 kVa dan lokomotif CC206-1512 di Depo Lokomotif Sidotopo, Surabaya.

"KAI berkolaborasi dengan Kementerian ESDM dan Lemigas untuk mengevaluasi performa mesin lokomotif dan juga generator genset saat beban tinggi menggunakan B50 dibandingkan B30," tutur dia.

Read Entire Article
Bisnis | Football |