KAI Logistik Siap Layani Distribusi Barang Masyarakat saat Arus Balik Lebaran 2025

21 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - KAI Logistik menyatakan, layanan KALOG Express akan kembali tersedia mulai 4 April 2025 untuk pengiriman ke tujuan tertentu dan beroperasi penuh pada 7 April 2025.

Adapun KALOG Express, salah satu segmen bisnis KAI Logistik yang berfokus kepada layanan kurir, mengambil peranan penting dalam menyukseskan arus distribusi barang saat momen Ramadan dan Mudik Idulfitri 1446 H. Selama Ramadan hingga 28 Maret 2025 KAI Logistik telah melayani lebih dari 4.700 ton barang melalui KALOG Express.

VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari menuturkan, KAI Logistik baru saja melewati masa angkutan periode mudik Idulfitri 1446 H.  Selama Ramadan hingga puncak pengiriman pada arus mudik, KAI Logistik telah melayani lebih dari 214 ribu paket, 10.879 hewan peliharaan, 7.656 sepeda motor dan diikuti ribuan pengiriman lainnya seperti elektronik, sepeda motor dan tanaman.

Layanan KALOG Express hadir dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat khususnya pada periode Idulfitri. Melihat tren pengiriman pada periode arus mudik, layanan pengiriman didominasi oleh paket yang akomodasi tidak hanya mobilisasi kebutuhan idulfitri masyarakat ke kampung halaman  tetapi juga memfasilitasi dan menyokong kebutuhan pengiriman untuk sektor UMKM/usaha yang kian meningkat jelang Idulfitri.

"Hadirnya layanan KALOG Express juga menjadi ekosistem dalam memastikan pertumbuhan ekonomi nasional," lanjut Dwi, seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (3/4/2025)

Tren pengiriman barang arus mudik juga didominasi pengiriman hewan peliharaan dan sepeda motor. Hal ini menunjukkan masyarakat cenderung memilih untuk membawa serta hewan peliharaan dan sepeda motor ke kampung halaman untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan selama mudik.

Promosi 1

Layanan KALOG Express

Layanan KALOG Express kembali tersedia mulai 4 April 2025 untuk pengiriman ke tujuan tertentu dan akan beroperasi sepenuhnya pada 7 April 2025.

"KAI Logistik telah mengantisipasi lonjakan pengiriman pada periode arus balik baik dari sisi operasional maupun pelayanan. Periode pengiriman arus balik diprediksi akan terjadi mulai 4 April sampai tanggal 12 April 2025," ujar Dwi.

Masyarakat juga masih dapat menikmati promo yang tersedia seperti diskon pengiriman sepeda motor hingga 25 persen ke semua tujuan hingga 6 April 2025 dan diskon pengiriman paket dan hewan peliharaan hingga 40% yang berlaku di lintas selatan hingga 30 April 2025,” Dwi menambahkan.

Demi Ketahanan Pangan, KAI Logistik Distribusikan Produk Perikanan

Sebelumnya, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik), anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), terus memperkuat perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui layanan unggulan KA Kontainer Berpendingin (Reefer) yang tergabung dalam layanan KALOG Plus.

Layanan ini dirancang khusus untuk mendistribusikan komoditas perishable, seperti produk perikanan dan hasil pertanian, agar kualitas dan kesegarannya tetap terjaga selama proses pengiriman.

Direktur Utama KAI Logistik, Fredi Firmansyah, menjelaskan bahwa layanan angkutan kontainer reefer mengalami peningkatan permintaan dari para pelaku usaha.

“Tercatat, volume angkutan kontainer reefer mengalami kenaikan signifikan hingga lebih dari 322.000 ton pada tahun 2024, atau meningkat sekitar 4% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini membuktikan bahwa transportasi kereta api sangat andal dalam mendukung distribusi produk pangan segar dan ketahanan pangan nasional,” ungkap Fredi, Kamis (20/3/2025).

Layani Jalur Strategis

Saat ini, layanan angkutan KA Kontainer Berpendingin melayani jalur strategis seperti Surabaya – Semarang dan Surabaya – Jakarta.

Jawa Timur, khususnya Surabaya, menjadi wilayah dengan dominasi pengiriman produk perishable, seiring dengan statusnya sebagai provinsi dengan produksi perikanan tangkap tertinggi di Indonesia sebesar 609.685 ton, serta produksi perikanan budi daya tertinggi kedua mencapai 1,3 juta ton lebih.

Angkut 38.000 Ton

Sepanjang 2024, KAI Logistik mencatat telah mengangkut lebih dari 38.000 ton produk perikanan, atau sekitar 12% dari total volume angkutan produk perishable tahun ini.

Menurut Fredi, kehadiran angkutan kontainer reefer tidak hanya memudahkan distribusi, tetapi juga menjaga kualitas serta daya jual produk perikanan tetap optimal, memberikan dampak ekonomi positif bagi pelaku usaha, termasuk UMKM.

Tak hanya menyediakan layanan transportasi, KAI Logistik juga membangun ekosistem penunjang untuk memastikan kelancaran rantai pasok berpendingin.

Kebutuhan Listrik

Salah satunya melalui penyediaan fasilitas plug-in reefer di terminal-terminal strategis seperti Sungai Lagoa, Jakarta dan Terminal Sarwajala, Surabaya. Fasilitas ini memastikan kebutuhan listrik kontainer tetap terpenuhi selama berada di terminal.

“Layanan angkutan kontainer berpendingin menjadi tulang punggung distribusi pangan, terutama di masa-masa krusial seperti Ramadan dan Idul Fitri. Ini sejalan dengan komitmen kami mendukung program swasembada pangan, hilirisasi, serta industrialisasi yang dicanangkan pemerintah,” ujar Fredi.

Read Entire Article
Bisnis | Football |