:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5041441/original/029831100_1733723214-20241208-PPN_12_Persen-ANG_1.jpg)
1/6
Aktivitas calon pembeli di toko pakaian di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Minggu (8/12/2024). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5041442/original/062383400_1733723214-20241208-PPN_12_Persen-ANG_2.jpg)
1/6
Presiden Prabowo Subianto sudah mengumumkan kebijakan terkait kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5041443/original/090544400_1733723214-20241208-PPN_12_Persen-ANG_3.jpg)
1/6
Kenaikan PPN menjadi 12 persen akan diberlakukan per 1 Januari 2025. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5041444/original/020740100_1733723215-20241208-PPN_12_Persen-ANG_4.jpg)
1/6
Pemerintah dan DPR menyebut bahwa penerapan kebijakan tarif PPN 12 persen itu hanya menyasar dan selektif hanya kepada barang mewah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5041445/original/049929700_1733723215-20241208-PPN_12_Persen-ANG_5.jpg)
1/6
Kenaikan tarif PPN menjadi 12 persen merupakan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5041446/original/084777000_1733723215-20241208-PPN_12_Persen-ANG_6.jpg)
1/6
Sejumlah pihak meminta pemerintah merinci secara detail terkait kriteria barang mewah yang dikenakan PPN 12 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)