SEA Games 2025: Kalahkan Cedera Demi Indonesia, Loncat Indah Mampu Sumbang Perunggu

2 months ago 35

Liputan6.com, Jakarta - Kisah heroik SEA Games 2025 datang dari atlet loncat indah Indonesia. Demi menyumbang medali untuk Merah-Putih, Linar Betiliana berjuang mengalahkan cedera. Perjuangannya berbuah manis berupa medali perunggu bersama Gladies Lariesa Garina Hag

Pasangan Linar dan Gladies meraih medali perunggu di nomor Women's Synchronized Platform di Suvarnabhumi Campus, Thailand. Keduanya mengumpulkan total poin 211,74 dari dewan juri.

Gladies dan Linar sudah kembali ke Indonesia pada Sabtu (20/12/2025) petang WIB. Keduanya disambut oleh perwakilan NOC Indonesia dan Kemenpora di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Perunggu sebenarnya tak sesuai target awal Indonesia di SEA Games 2025. Sebelum berangkat, Indonesia membidik perak di nomor Women's Synchronized Platform. Namun kendala cedera pinggang yang sempat dialami Linar membuat perolehan perunggu disyukuri.

“Dari pencapaian, sebenarnya kita ditarget perak. Tapi Alhamdulillah bisa tetap meraih medali perunggu. Karena memang atlet salah satunya ada yang cedera. Tapi kita bertanding dalam kondisi cedera. Tapi tetap bisa fight, bisa meraih medali perunggu,” ujar pelatih tim loncat indah Indonesia, Ronaldy "Robin" Herbintoro.

“Linar mengalami cedera. H-1 sebelum tanding dia diterapi di tim kesehatan. lhamdulillah bisa agak mending dan hari H-nya kita bisa bertanding dengan maksimal,” sambung Robin.

Gladies Bersyukur Bisa Tetap Raih Medali

Gladies juga bersyukur masih bisa menyumbang perunggu bagi Indonesia meski di SEA Games 2023 mampu meraih medali perak. Kondisi fisik Linar membuat Gladies bersyukur bisa tetap mendapat medali.

“Kalau dari Gladies sendiri, yang pasti tetap bahagia juga. Puji Tuhan, masih dikasih kemenangan sama Tuhan dan dengan kondisi yang ada sekarang, Gladies bisa fight sama teman Gladies, sama Linar sampai yang terbaik,” papar Gladies.

Penangan Cepat Berbuah Manis

Linar sendiri mengaku sempat was-was batal tampil. Beruntung penangan tim medis Indonesia yang baik membuat kondisinya membaik sehingga bisa tetap mendampingi Gladies bertanding.

“Kebetulan kemarin H-1 sebelum pertandingan cedera.Tapi untungnya saya sama mas Robin, sama pelatih diantar ke Posko. Dilakukan segala macam untuk penanganan secepatnya. Dan Alhamdulillah, tetap masih bisa bermain dengan maksimal dan mendapatkan hasilnya maksimal,” ucap Linar.

Read Entire Article
Bisnis | Football |