Liputan6.com, Jakarta - Piala Dunia FIFA 2026 menjadi pendorong lonjakan transaksi di platform pasar prediksi. Sepanjang Juni, sejumlah platform mencatat rekor volume perdagangan seiring tingginya minat pengguna terhadap berbagai kontrak terkait turnamen tersebut.
Chief Executive Officer (CEO) Solidus Labs, Asaf Meir, mengatakan Piala Dunia menjadi ujian penting bagi industri pasar prediksi karena regulator dan lembaga keuangan tengah menilai kemampuan platform menangani lonjakan transaksi.
"Piala Dunia adalah ujian tekanan yang sangat besar untuk melihat apakah pasar prediksi benar-benar mampu menjaga persaingan yang adil bagi seluruh investor dalam lingkungan dengan volume transaksi tinggi secara berkelanjutan,” ujar Meir dilansir dari CNBC, Minggu, 5 Juli 2026.
Berdasarkan data Dune Analytics, Kalshi membukukan volume nosional lebih dari US$ 31 miliar atau Rp 557,70 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.990) pada Juni, melonjak lebih dari 70% dibandingkan US$ 17,9 miliar atau Rp 322,09 triliun pada Mei.
Sejak turnamen dimulai pada 11 Juni, nilai transaksi harian platform itu konsisten melampaui US$ 1 miliar atau Rp 17,99 triliun. Polymarket juga mencetak rekor baru.
Volume nosional pada platform internasionalnya menembus US$ 10,8 miliar atau Rp 194,29 triliun, membalik tren penurunan yang terjadi pada April dan Mei. Sementara itu, platform Polymarket untuk pasar Amerika Serikat membukukan transaksi lebih dari US$ 3,5 miliar atau Rp 62,06 triliun, naik dari US$ 1,77 miliar atau Rp 31,84 triliun pada bulan sebelumnya.
Artikel Piala Dunia 2026 Dongkrak Transaksi Platform Pasar Prediksi menyita perhatian pembaca di Kanal Bisnis Liputan6.com. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di Kanal Bisnis Liputan6.com? Berikut tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com yang dirangkum pada Senin, (6/7/2026):
1. Piala Dunia 2026 Dongkrak Transaksi Platform Pasar Prediksi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5431194/original/068501900_1764730258-piala_dunia_2.jpg)
Perbesar
Piala Dunia FIFA 2026 menjadi pendorong lonjakan transaksi di platform pasar prediksi. Sepanjang Juni, sejumlah platform mencatat rekor volume perdagangan seiring tingginya minat pengguna terhadap berbagai kontrak terkait turnamen tersebut.
Chief Executive Officer (CEO) Solidus Labs, Asaf Meir, mengatakan Piala Dunia menjadi ujian penting bagi industri pasar prediksi karena regulator dan lembaga keuangan tengah menilai kemampuan platform menangani lonjakan transaksi.
"Piala Dunia adalah ujian tekanan yang sangat besar untuk melihat apakah pasar prediksi benar-benar mampu menjaga persaingan yang adil bagi seluruh investor dalam lingkungan dengan volume transaksi tinggi secara berkelanjutan,” ujar Meir dilansir dari CNBC, Minggu, 5 Juli 2026.
Berdasarkan data Dune Analytics, Kalshi membukukan volume nosional lebih dari US$ 31 miliar atau Rp 557,70 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.990) pada Juni, melonjak lebih dari 70% dibandingkan US$ 17,9 miliar atau Rp 322,09 triliun pada Mei.
Sejak turnamen dimulai pada 11 Juni, nilai transaksi harian platform itu konsisten melampaui US$ 1 miliar atau Rp 17,99 triliun. Polymarket juga mencetak rekor baru.
Volume nosional pada platform internasionalnya menembus US$ 10,8 miliar atau Rp 194,29 triliun, membalik tren penurunan yang terjadi pada April dan Mei. Sementara itu, platform Polymarket untuk pasar Amerika Serikat membukukan transaksi lebih dari US$ 3,5 miliar atau Rp 62,06 triliun, naik dari US$ 1,77 miliar atau Rp 31,84 triliun pada bulan sebelumnya.
2. Mentan Amran: Sawah Baru Papua Milik Rakyat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287296/original/014418000_1783209669-Menteri_Pertanian_Andi_Amran_Sulaiman-5_Juli_2026c.jpeg)
Perbesar
Pengembangan kawasan pangan di Tanah Papua terus diperluas. Hingga 2026, pemerintah telah menggarap lebih dari 137 ribu hektare melalui program cetak sawah dan optimalisasi lahan (oplah). Di tengah besarnya proyek tersebut, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan, seluruh program itu diperuntukkan bagi masyarakat Papua, terutama putra-putri asli Papua, sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan nasional.
Pemerintah mencatat, Papua Selatan menjadi wilayah dengan porsi pengembangan terbesar. Sebanyak 48.934 hektare lahan cetak sawah dan 53.499 hektare optimalisasi lahan berada di provinsi tersebut. Sementara pengembangan di wilayah lain meliputi Papua seluas 24.248 hektare, Papua Barat Daya 4.675 hektare, Papua Barat 3.373 hektare, dan Papua Pegunungan 2.000 hektare.
Penegasan itu disampaikan Amran saat melakukan tanam padi bersama petani di Desa Waninggap Kai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Sabtu (4/7/2026).
Menurut Amran, program pengembangan sawah di Papua tidak mengambil hak masyarakat adat. Sebaliknya, seluruh manfaatnya ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
“Program ini milik rakyat, milik masyarakat putra daerah Papua. Jangan ada yang mengatasnamakan masyarakat mengatakan tidak setuju, karena faktanya setelah program berjalan pendapatan masyarakat naik hingga 300 persen. Bahkan sekarang masyarakat justru meminta tambahan cetak sawah,” kata Amran.
3. Harga Minyak Berpotensi Tertekan, Pasar Fokus Sentimen Timur Tengah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
Perbesar
Harga minyak dunia dinilai akan tertekan. Direktur Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pelaku pasar akan mencermati tiga faktor utama yang memengaruhi pergerakan pasar global pada pekan depan. Faktor utama itu antara lain perkembangan geopolitik, kebijakan bank sentral Amerika Serikat (the Federal Reserve), serta dinamika suplai dan permintaan komoditas.
Menurut Ibrahim, perhatian terbesar saat ini tertuju pada situasi di Timur Tengah, khususnya hubungan Amerika Serikat dan Iran setelah nota kesepahaman yang telah disepakati kedua negara. Perkembangan tersebut membuat aktivitas pelayaran di Selat Hormuz kembali normal sehingga distribusi minyak mentah meningkat.
"Kelancaran distribusi minyak di Selat Hormuz memicu oversupply sehingga harga minyak mentah berpotensi terus melemah, sementara emas diuntungkan sebagai aset safe haven,” ungkapnya di Jakarta, Minggu (5/7/2026).
Ia menjelaskan, pasar kini menunggu pertemuan lanjutan antara pejabat Amerika Serikat dan Iran yang akan membahas Selat Hormuz serta kemungkinan pencabutan sebagian sanksi ekonomi terhadap Iran, termasuk pencairan dana Iran yang selama ini dibekukan.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8418123/original/073319800_1782303468-WhatsApp_Image_2026-06-24_at_16.37.56.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9288922/original/047053400_1783345115-1000368063.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9288928/original/015541100_1783346940-6fa232aa-0fdb-4260-a452-1650fd023258.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4261961/original/085738100_1671083483-harga_telur_ayam_di_tingkat_peternak_mencapai_29_ribu-ARBAS_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9288461/original/088519300_1783322034-1000367935.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9288861/original/080436300_1783338022-Menteri_Perumahan_dan_Kawasan_Permukiman__PKP__Maruarar_Sirait-6_Juli_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9288777/original/072717000_1783332741-Ketua_Dewan_Komisioner_Otoritas_Jasa_Keuangan__OJK__Friderica_Widyasari_Dewi-6_Juli_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9288762/original/027662800_1783332111-Lobby_Menara_Agrinas_Palma_83122375fb.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5672632/original/044786600_1778486885-IMG_3330.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9288495/original/076229000_1783323775-Menteri_Ketenagakerjaan_Yassierli-6_Juli_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9288467/original/077292400_1783322069-1000367937.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5672550/original/053854800_1778484681-IMG_3318.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2849790/original/043609100_1562754392-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3532281/original/068580000_1628161372-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5236694/original/012313000_1748516061-20250529-Harga_Pangan-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9288061/original/071887700_1783293669-eca40fda-a4a6-4589-88a4-81191df0166b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431136/original/010446700_1764728802-the_fed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723189/original/060727400_1705921940-fotor-ai-20240122181141.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2388579/original/010281700_1540094871-2018021-Bayar-Pajak-Kendaraan-Sambil-Berolahraga-di-Kawasan-CFD--angga-6.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534516/original/032481400_1773830288-6_25_juta_orang_berangkat_mudik_menggunakan_angkutan_umum-18_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5245748/original/054274300_1749388049-Screenshot_2025-06-08_200508.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529446/original/098462200_1773352205-IMG-20260313-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536057/original/087901500_1774235435-manchester_city_vs_Arsenal-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5314987/original/053706700_1755147164-063_2197310835.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555739/original/056117800_1776213813-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534375/original/004720700_1773821263-WhatsApp_Image_2026-03-17_at_17.35.46.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553294/original/001238200_1775928032-mikel_arteta_arsenal_bournemouth_ap_dave_shopland.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560905/original/019311600_1776725194-20260420_174400.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560933/original/088200900_1776731974-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_15.07.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531393/original/066499600_1773581949-AP26074092606010.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370975/original/007032600_1759611794-real_madrid_vs_villarreal_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559698/original/045930200_1776610483-mohamed-salah-liverpool-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560954/original/028950200_1776732944-AP26108524647906.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541806/original/020142900_1774918571-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2849793/original/011745700_1562754395-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS6.jpg)