2.074 SPBU Pertamina Buka 24 Jam Selama Mudik Lebaran 2026

3 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) cukup menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Ribuan SPBU Pertamina juga disiagakan 24 jam sepanjang selama periode mudik.

VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron memastikan stok BBM cukup menghadapi lonjakan konsumsi masyarakat selama mudik Lebara. 2026 nanti.

"Kami telah meningkatkan pasokan stok energi, build up stock untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi pada Lebaran ini, terutama pada arus pergi dan arus balik. Stok BBM, LPG, dan Avtur sudah aman dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia," ungkap Baron salam konferensi pers Satgas Ramadan dan Idulfitri (Satgas Rafi), di Graha Pertamina, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Downstream menyatakan kesiapan jariangan SPBU. Sebanyak 2.074 SPBU Pertamina siaga selama 24 jam pada periode mudik Lebaran 2026 nanti.

"Kita menyediakan layanan energi di jalur potensial, di jalur tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama berupa SPBU yang akan beroperasi 24 jam. Terdapat sekitar 2.074 SPBU," kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV.

Puncak arus mudik diproyeksi terjadi dua kali. Yakni pada 14-15 Maret dan 18-19 Maret 2026. Sementara, arus balik diperkirakan terjadi pada 24-25 dan 28-29 Maret 2026.

"Cukup banyak spare cuti bersama dan libur, pasti juga ada masyarakat yang ingin langsung menghabiskan seluruh waktunya, atau mungkin juga ada bagian-bagian kemudian melakukan perjalanan tidak langsung ke kampung halaman, tapi juga mengisi bersama keluarga ke tempat wisata misalnya," beber dia.

Dipastikan Tersedia

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan bahwa melalui Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) 2026, Pertamina akan memastikan setiap pemudik mendapatkan akses energi dengan mudah dan nyaman selama di perjalanan maupun di kampung halaman.

“Fokus utama kami adalah memberikan ketenangan bagi masyarakat. Seluruh fasilitas operasional Pertamina akan bekerja 24 jam untuk menjamin ketersediaan BBM, LPG, dan Avtur tetap terjaga di tengah lonjakan mobilitas,” ujar Simon.

Berbasis data historis dan koordinasi lintas fungsi yang telah dilakukan, Pertamina memproyeksikan kenaikan konsumsi Gasoline sebesar 12 persen, LPG sebesar 4 persen, dan Avtur sebesar 2,8 persen selama periode ini.

Sementara gasoil diperkirakan menurun seiring berkurangnya aktivitas logistik berat. Untuk mengimbangi tren tersebut, Pertamina telah memperkuat ketahanan stok BBM nasional di level rata-rata 21 hingga 23 hari per 1 Maret 2026.

Harga BBM Tak Naik

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjamin harga BBM subsidi semisal Pertalite dan Solar Subsidi tidak akan terdampak oleh eskalasi geopolitik di Timur Tengah. Meskipun harga minyak dunia bakal terkerek naik, yang berpotensi membuat subsidi APBN membengkak.

Beda halnya dengan BBM non subsidi semisal Pertamax cs, Bahlil tidak memungkiri harga jualnya bakal mengikuti fluktuasi pasar.

"Kalau harga yang disubsidi, yang bensin, pertalite, itu mau naik berapa pun tetap harganya sama. Sebelum ada perubahan dari pemerintah," ujar Bahlil di kantornya, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

"Tetapi kalau untuk non-subsidi, artinya harga pasar, dia akan fluktuasi berdasarkan dinamika harga pasar yang ada, yang sudah terjadi sebelumnya. Kan itu kan sudah terjadi, bukan baru sekarang kan," ungkapnya.

Stok BBM Lebaran Aman

Menyangkut persiapan di Lebaran 2026, Bahlil menjamin stok minyak mentah, BBM, hingga LPG secara rata-rata berada di atas standar minimum nasional.

"Kita tahu bahwa standar minimum nasional adalah 21 hari. Ini semuanya di atas 21 hari. Dan memang secara faktanya ketahanan energi kita, storage kita itu maksimal di angka 25 sampai 26 hari, enggak lebih dari itu," tuturnya.

"Makanya sekarang pemerintah lagi sedang berusaha untuk membangun storage yang kapasitasnya bisa sampai dengan 3 bulan, karena itu standar internasional," dia menekankan.

Read Entire Article
Bisnis | Football |