Koperasi Desa Merah Putih Bertambah Jadi 30 Ribu

7 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah terus mempercepat pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai salah satu program strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Hingga saat ini, sekitar 30 ribu KDMP telah terbentuk dan pemerintah menargetkan jumlahnya meningkat menjadi sekitar 40 ribu unit paling lambat pada akhir 2026.

Koperasi yang telah memenuhi persyaratan juga dijadwalkan diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Agustus mendatang.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan perkembangan pembentukan KDMP menunjukkan kemajuan yang signifikan.

"(KDMP) sekarang sudah 30 ribuan," kata Ferry dikutip dari Antara, Jumat (10/7/2026).

Ia menambahkan pemerintah masih terus mengejar target pembentukan koperasi hingga mencapai sekitar 40 ribu unit pada akhir tahun.

"Sampai akhir tahun ini (target) 40.000. Ya, (KDMP yang) sudah siap. Nanti Agustus Insya Allah Bapak Presiden akan meresmikan," tambahnya.

Menurut Ferry, peringatan Hari Koperasi Nasional 2026 menjadi momentum dimulainya penguatan gerakan koperasi nasional, baik melalui koperasi yang telah lama berdiri maupun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang saat ini mulai memasuki tahap operasional.

Hari Koperasi Jadi Momentum Penguatan Gerakan Koperasi

Ferry mengatakan peringatan Hari Koperasi Nasional tahun ini akan menjadi titik awal penguatan gerakan koperasi di Indonesia. Fokus pemerintah saat ini adalah memastikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Hari Koperasi tahun ini kita akan memperingati sebagai tahun persiapan, tahun dimulainya gerakan koperasi. Gerakan koperasi yang dilaksanakan oleh koperasi-koperasi yang eksis ataupun Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang baru terbentuk, karena ini baru tahap operasional," ucapnya.

Puncak peringatan Hari Koperasi Nasional dijadwalkan berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada 12 Juli 2026. Acara tersebut diperkirakan diikuti sekitar 20.000 peserta dan direncanakan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Setelah operasional KDMP berjalan, pemerintah akan mendorong koperasi memperluas perannya di berbagai sektor ekonomi.

"Nanti tahun depan, ketika operasionalisasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih sudah mulai operasional, kemudian memberikan manfaat, kemudian juga koperasi-koperasi yang lain itu kita akan dorong sekarang untuk masuk ke sektor produksi lagi, sektor distribusi, sektor industri, sektor perkreditan," ungkap Ferry.

Target Akhir 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu program strategis pemerintah yang dijalankan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan pembentukan 80 ribu koperasi secara bertahap di seluruh Indonesia melalui pendirian, pengembangan, maupun revitalisasi koperasi.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan pemerintah memfokuskan penyelesaian sekitar 40 ribu KDMP pada tahun ini agar dapat mulai beroperasi paling lambat Oktober 2026. Setelah itu, pengembangan akan dilanjutkan hingga mencapai target nasional sebanyak 80 ribu koperasi.

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dirancang mengelola berbagai unit usaha yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Unit usaha tersebut meliputi gerai sembako, pergudangan, layanan pembiayaan, klinik, apotek, hingga layanan logistik untuk memperkuat perekonomian desa dan memperpendek rantai distribusi barang serta jasa.

Melalui pengembangan KDMP, pemerintah berharap koperasi mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, meningkatkan nilai tambah produk lokal, memperluas akses pembiayaan masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan warga desa.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Bisnis | Football |