PLN Sebar Diskon 50% Tambah Daya Listrik, Catat Syaratnya!

9 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - PT PLN (Persero) kembali menggelar promo diskon tambah daya listrik di Ramadan 1447 Hijriah. Lewat program Ramadan Terang, Lebaran Tenang, PLN memberikan diskon 50 persen biaya penyambungan tambah daya bagi pelanggan satu fasa dengan daya awal 450 Volt Ampere (VA) hingga 5.500 VA untuk penambahan daya sampai dengan 7.700 VA.

Promo ini dapat dinikmati pelanggan mulai dari 25 Februari hingga 10 Maret 2026 melalui aplikasi PLN Mobile.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto mengungkapkan, program ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan untuk menunjang kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah selama Ramadan hingga Lebaran 2026.

"Pada periode Ramadan, kebutuhan listrik masyarakat cenderung meningkat seiring bertambahnya aktivitas di rumah tangga. Melalui program ini, PLN menghadirkan kemudahan tambah daya dengan biaya lebih ringan agar masyarakat dapat melaksanakan aktivitas khususnya di Bulan Ramadan dan Idulfitri terkendala keterbatasan daya," ujarnya, Sabtu (28/2/2026).

Adi menjelaskan, pelanggan yang ingin menikmati promo diskon tambah daya ini cukup melakukan transaksi pembelian token atau pembayaran tagihan listrik melalui aplikasi PLN Mobile.

Setelah itu, pelanggan akan memperoleh e-voucher tambah daya yang dapat diklaim melalui fitur promo pada aplikasi.

"Setelah mendapatkan e-voucher, pelanggan dapat langsung mengajukan permohonan tambah daya melalui PLN Mobile dengan memasukkan kode voucher tersebut. Proses penyambungan selanjutnya akan dilakukan oleh petugas PLN sesuai dengan standar Tingkat Mutu Pelayanan yang berlaku," imbuhnya.

Hitungan Potongan Biaya 50%

Sebagai gambaran, pelanggan rumah tangga dengan daya awal 450 VA yang ingin menambah daya menjadi 7.700 VA umumnya dikenakan biaya penyambungan sebesar Rp 7.025.250.

Lewat program ini, pelanggan akan mendapat potongan 50 persen biaya sehingga jumlah yang dibayarkan hanya sebesar Rp 3.512.625.

"Melalui program ini, kami berharap pelanggan dapat memanfaatkan kemudahan layanan digital PLN Mobile untuk memastikan kecukupan daya listrik di rumah, sehingga aktivitas ibadah dan kebersamaan keluarga selama bulan Ramadhan dapat berlangsung dengan lebih nyaman tanpa kendala kelistrikan," tutur Adi.

PLN Buka Peluang Kemitraan SPKLU, Ini 3 Skemanya

Sebelumnya, PT PLN menawarkan kemitraan pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Kemayoran, Jakarta.

Vice President Komersialisasi Produk Niaga PLN Ronny Afrianto menegaskan, meningkatnya populasi kendaraan listrik harus diimbangi ketersediaan infrastruktur.

“Jumlah SPKLU saat ini sekitar 5.000 unit di Indonesia. Ini peluang besar bagi masyarakat dan badan usaha untuk ikut terlibat,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).

Ronny mengakui, pertumbuhan kendaraan listrik dari tahun ke tahun meningkat tajam. PLN tidak mungkin bergerak sendiri untuk mengejar kebutuhan tersebut. Karena itu, perusahaan membuka pintu selebar-lebarnya bagi kemitraan.

“PLN mengajak masyarakat dan badan usaha untuk bersama-sama membangun SPKLU, menambah jumlahnya, serta mengembangkan ekosistem kendaraan listrik,” kata Ronny.

Saat ini terdapat beberapa skema kerja sama:

  • Skema pertama, PLN menyediakan mesin pengisian, sementara mitra menyediakan lahan yang strategis, mudah diakses, dan memiliki ruang tunggu yang layak bagi pengguna. 
  • Skema kedua, badan usaha dapat berinvestasi pada mesin SPKLU sekaligus menyediakan lahannya sendiri. 
  • Skema ketiga berbentuk kerja sama tripartit: pemilik lahan, pemilik mesin, dan PLN sebagai pemegang izin usaha penjualan listrik.
Read Entire Article
Bisnis | Football |