Liputan6.com, Jakarta - Julius Baer mengumumkan Laporan Kekayaan dan Gaya Hidup Dunia 2026 atau Julius Baer Global Wealth and Lifestyle Report 2026 pada Selasa (7/7/2026). Dari laporan itu menunjukkan Singapura menduduki posisi teratas kota termahal selama empat tahun berturut-turut. Ini menggambarkan nilai yang diincar investor global, yaitu stabilitas, kekuatan mata uang, dan keamanan.
Masyarakat kelas atas mengalihkan fokus dari biaya ke nilai. Lantaran, mereka mencari kota yang menawarkan stabilitas, kualitas hidup, serta keseimbangan penghasilan dan pengeluaran.
"Singapura, sebagai kota termahal, menjadi negara yang "pantas" dipilih kalangan kelas atas saat mereka mempertimbangkan aset yang harus dimiliki, ujar Julius Baer’s Singapore Branch Manager, Yee Kim Tan dilansir dari The Straits Times.
"Negara ini dihargai karena stabilitas, kekuatan hukum, dan sekuritasnya untuk jangka panjang. Bagi banyak keluarga, negara ini jadi bagian alokasi yang lebih besar antar wilayah, bersama Eropa dan Amerika," ia menambahkan.
Stabilitas kota termahal ini dibuktikan dengan harga properti dan mobil yang tinggi, serta kekuatan dolar Singapura terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Zurich dan Monako Menyusul Singapura
Menyusul Singapura, Zurich lompat dari posisi kelima ke posisi kedua kota termahal. Posisi ini sebelumnya diduduki oleh London.
Peningkatan ini didorong oleh penguatan nilai tukar franc Swiss terhadap dolar AS. Stabilitas politik dan keuangan Swiss menjadi pemicu menguatnya nilai tukar mata uang tersebut.
Di posisi ketiga, Monako menduduki tiga teratas untuk pertama kalinya, menggeser Hong Kong ke posisi keempat. Alasan utamanya adalah penguatan nilai tukar euro, sehingga biaya total mengalami kenaikan saat denominasi dolar AS. Properti huni yang mengalami kenaikan harga juga mendukung posisi ketiga Monako dalam peringkat tersebut.
Jakarta Masuk Salah Satu Kota Termahal untuk Tempuh Pendidikan S2
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3985849/original/021111300_1649154108-20220405-Bank-Dunia-Ekonomi-Indonesia-1.jpg)
Perbesar
Indeks Gaya Hidup Julius Baer juga mencatat harga 20 barang dan jasa mewah, dari sekolah swasta, layanan kesehatan, hingga properti dan mobil. Data yang dikumpulkan dua kali pada November 2025-Maret 2026 merepresentasikan 25 kota secara global.
Dilansir dari The Straits Times, Jakarta menduduki posisi teratas bersama Singapura, Hong Kong, Shanghai, Sydney, Bangkok, Taipei, Tokyo, Mumbai, dan Manila sebagai kota dengan biaya Magister Administrasi Bisnis termahal di dunia.
Singapura menduduki posisi pertama untuk harga mobil, dan ketiga untuk harga properti. Sedangkan, São Paulo, Zurich, dan London menduduki posisi berurutan untuk harga layanan kesehatan.
Selain memiliki harga tertinggi, pengeluaran mewah di Asia-Pasifik dan Timur Tengah juga meningkat dalam 12 bulan terakhir. Hotel, restoran, dan tiket pesawat bisnis adalah contoh pengeluaran yang mengalami peningkatan.
Harga Barang Mewah Didongkrak Harga Bahan Baku
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
Perbesar
Peningkatan pada tahun 2026 tidak hanya dipengaruhi oleh nilai tukar mata uang, tetapi juga dipengaruhi oleh harga bahan baku yang meningkat – terutama emas. Harga emas meningkat lebih dari dua kali lipat semenjak 2024, melambungkan harga barang mewah seperti perhiasan dan jam tangan.
Meskipun harga meningkat, permintaan dari konsumen kalangan atas tetap tinggi, sehingga merek mewah terus meninggikan harga demi menjaga eksklusifitas dan menyelaraskan harga global dengan perubahan nilai tukar mata uang, logistik, dan tarif.
Sentimen Investor Asia-Pasifik Condong ke Diversifikasi Aset
Didorong oleh keuangan yang semakin rumit, keluarga kalangan atas memprioritaskan bagaimana dan di mana aset mereka tersusun, terutama untuk pajak, warisan, dan tata kelola. Mobilitas secara fisik dan finansial adalah poin terpenting kekayaan di 2026, menurut Laporan Julius Baer.
Kalangan atas mengalokasikan aset mereka di berbagai pasar demi mendapat keuntungan dalam tren dan peluang nilai mata uang, serta menghindari risiko geopolitik. Investor dari Asia-Pasifik telah menyesuaikan portofolio dengan ketidakpastian geopolitik dan makroekonomi. Sekitar lebih dari 70 persen di antaranya meningkatkan diversifikasi aset selama satu tahun belakangan.
Beberapa investor beralih ke logam mulia sebagai hedging dan upaya perluasan secara geografis. Melampaui emas, platinum mulai marak di China, dan perak kembali naik di India, baik di toko fisik maupun di bursa.
Asia-Pasifik Mendominasi Pertumbuhan Ekonomi Dunia
Investor Asia-Pasifik memiliki toleransi risiko yang lebih tinggi, sehingga, banyak di antaranya meningkatkan investasi dan pengeluaran.
Saham tetap jadi kelas aset yang paling diminati. Sedangkan, mata uang naik ke posisi kedua, menggantikan properti.
Analis riset saham Asia Julius Baer, Jen-Ai Chua, mengungkapkan bahwa teknologi Artificial Intelligence (AI) dan pertumbuhan industri semikonduktor, serta arus kekayaan dan migrasi menjadi bahan bakar pertumbuhan di kota besar antara lain Singapura, Hong Kong, Shanghai, dan Sydney.
Sedangkan, di kota yang masih memusatkan ekonomi pada industri tradisional, komoditas, dan konsumsi, perubahan terjadi secara lebih bertahap.
Chua menambahkan, Asia secara keseluruhan tetap menjadi wilayah yang berkembang paling pesat di proyeksi ekonomi Julius Baer, dengan pertumbuhan produk domestik bruto yang berada jauh di atas rata-rata global 2,9%, yakni di 4,5% pada 2026.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5467325/original/053844600_1767872285-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459767/original/052734300_1767173469-publikasi_1767166092_6954d08c6d721.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9290157/original/005316300_1783428934-bluebird_BRI.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371163/original/036083100_1759638082-5_oktober_2025-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5080103/original/047492500_1736158590-20250106-Dapur_MBG-MER_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547854/original/066052600_1775473867-dpr2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9289781/original/003905500_1783414900-Foto_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5144032/original/046191700_1740563078-26_februari_2025-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569343/original/077887400_1777438850-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2978884/original/034061200_1574829307-20191127-Lowongan-Pekerjaan-Dibuka-di-Job-Fair-Jakarta-TALLO-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3305457/original/081708800_1606206369-20201124-Kementerian-PUPR-Siap-Terapkan-Teknologi-Transaksi-Pembayaran-Tol-Non-Tunai-Tanpa-Sentuh-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4805343/original/080058200_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4881568/original/087545300_1719967244-fotor-ai-2024070373816.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415020/original/026751200_1763357003-Depositphotos_27639727_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5563533/original/046149400_1776904156-AP26108447326306.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1223093/original/001717500_1462280591-20160503-Pasar--Inflasi-Masih-Terkendali-Hingga-Juni-Jakarta-Angga-Yuniar-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4837498/original/067081100_1716195906-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_4.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534516/original/032481400_1773830288-6_25_juta_orang_berangkat_mudik_menggunakan_angkutan_umum-18_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5245748/original/054274300_1749388049-Screenshot_2025-06-08_200508.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529446/original/098462200_1773352205-IMG-20260313-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536057/original/087901500_1774235435-manchester_city_vs_Arsenal-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5314987/original/053706700_1755147164-063_2197310835.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555739/original/056117800_1776213813-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534375/original/004720700_1773821263-WhatsApp_Image_2026-03-17_at_17.35.46.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560905/original/019311600_1776725194-20260420_174400.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553294/original/001238200_1775928032-mikel_arteta_arsenal_bournemouth_ap_dave_shopland.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560933/original/088200900_1776731974-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_15.07.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531393/original/066499600_1773581949-AP26074092606010.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370975/original/007032600_1759611794-real_madrid_vs_villarreal_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559698/original/045930200_1776610483-mohamed-salah-liverpool-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541806/original/020142900_1774918571-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560954/original/028950200_1776732944-AP26108524647906.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2849793/original/011745700_1562754395-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS6.jpg)