Harga Emas Pegadaian 7 Juli 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Turun

13 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas Pegadaian pada perdagangan Selasa (7/7/2026) mengalami penyesuaian pada sejumlah produk. Emas Antam dijual seharga Rp 2.762.000 per gram, sementara emas Galeri24 dibanderol Rp 2.638.000 per gram dan emas UBS sebesar Rp 2.650.000 per gram.

Pada perdagangan kemarin, harga emas antam di angka Rp 2.777.000 per gram, harga emas Galeri24 dibanderol Rp 2.648.000 per gram dan harga emas buatan UBS di angka di Rp 2.661.000 per gram.

Berdasarkan data Pegadaian pada pukul 09.30 WIB, harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar.

Pegadaian menyediakan emas Galeri24 dengan pilihan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram). Sementara itu, emas UBS tersedia mulai 0,5 gram hingga 500 gram, sedangkan emas Antam dijual hingga ukuran 100 gram.

Berikut daftar harga emas Pegadaian:

Harga Emas Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.383.000
  • 1 gram: Rp 2.638.000
  • 2 gram: Rp 5.211.000
  • 5 gram: Rp 12.932.000
  • 10 gram: Rp 25.794.000
  • 25 gram: Rp 64.138.000
  • 50 gram: Rp 128.174.000
  • 100 gram: Rp 256.221.000
  • 250 gram: Rp 638.978.000
  • 500 gram: Rp 1.277.955.000
  • 1.000 gram: Rp 2.555.909.000

Harga Emas Antam

  • 0,5 gram: Rp 1.434.000
  • 1 gram: Rp 2.762.000
  • 2 gram: Rp 5.460.000
  • 3 gram: Rp 8.164.000
  • 5 gram: Rp 13.572.000
  • 10 gram: Rp 27.087.000
  • 25 gram: Rp 67.587.000
  • 50 gram: Rp 135.091.000
  • 100 gram: Rp 270.101.000

Harga Emas UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.432.000
  • 1 gram: Rp 2.650.000
  • 2 gram: Rp 5.259.000
  • 5 gram: Rp 12.994.000
  • 10 gram: Rp 25.852.000
  • 25 gram: Rp 64.503.000
  • 50 gram: Rp 128.739.000
  • 100 gram: Rp 257.378.000
  • 250 gram: Rp 643.255.000
  • 500 gram: Rp 1.284.999.000.

Harga Emas Dunia Turun usai Sentuh Level Tertinggi 2 Pekan

Harga emas dunia terkoreksi pada perdagangan Senin setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam dua pekan. Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) menjadi faktor utama yang menekan pergerakan logam mulia.

Pelemahan harga emas masih terbatas karena pasar mulai mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed).

Mengutip CNBC, Selasa (7/7/2026), harga emas spot turun 0,4% menjadi US$ 4.159,99 per ounce. Sebelumnya, logam mulia ini sempat mencatat level tertinggi sejak 22 Juni.

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus naik 1% menjadi US$ 4.167,50 per ounce.

"Indeks dolar AS sedikit lebih tinggi hari ini dan itu menjadi faktor bearish harian bagi emas," kata analis pasar American Gold Exchange, Jim Wyckoff.

Kenaikan nilai tukar dolar AS membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. Akibatnya, permintaan terhadap logam mulia cenderung melemah sehingga memberikan tekanan pada harga.

Suku Bunga The Fed

Meski begitu, pelemahan harga emas tidak berlangsung terlalu dalam. Pasalnya, data ekonomi AS yang dirilis pekan lalu menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja pada Juni melambat cukup signifikan. Selain itu, jumlah pekerja pada dua bulan sebelumnya juga direvisi lebih rendah.

Data tersebut membuat pelaku pasar mulai mengurangi keyakinan bahwa The Fed akan segera kembali menaikkan suku bunga acuan dalam waktu dekat.

Emas selama ini dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi. Namun, ketika suku bunga naik, daya tarik emas biasanya berkurang karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi atau instrumen berbunga lainnya.

Fokus investor kini beralih ke risalah rapat kebijakan moneter terakhir The Fed yang dijadwalkan dirilis pada Rabu. Dokumen tersebut diyakini dapat memberikan petunjuk lebih jelas mengenai arah kebijakan suku bunga bank sentral AS dalam beberapa bulan mendatang.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Bisnis | Football |