Satgas Ramadan Pertamina Siaga, Produksi Migas dan Pasokan Gas Dipastikan Aman

5 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - PT Pertamina (Persero) memastikan operasional energi di berbagai wilayah tetap berjalan optimal menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Kepastian ini dilakukan melalui kunjungan langsung Dewan Komisaris dan Direksi Pertamina ke sejumlah wilayah operasional strategis.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri yang bertujuan memastikan kesiapan operasional energi nasional.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran manajemen Pertamina meninjau fasilitas PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di Medan serta lapangan minyak dan gas milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Pekanbaru.

Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Todotua Pasaribu mengatakan keberadaan Pertamina memiliki peran penting bagi keberlangsungan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Keberadaan Pertamina juga memiliki arti penting bagi keberlangsungan dan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan suatu konsolidasi yang besar guna mendukung hal ini," jelas Todotua Pasaribu dikutip dari keterangan tertulis, Senin (9/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Todotua Pasaribu hadir bersama sejumlah pejabat Pertamina, antara lain Komisaris Pertamina Nanik S. Deyang, Komisaris Independen Pertamina Raden Adjeng Sondaryani, Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono, serta Direktur Keuangan Pertamina Mega Satria.

Turut hadir pula jajaran Dewan Komisaris dan Direksi dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE) serta PT Pertamina Hulu Rokan.

Produksi Migas di Zona Rokan Tetap Terjaga

VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menjelaskan kunjungan manajemen ke wilayah operasional merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan kesiapan operasional, khususnya menghadapi lonjakan kebutuhan energi selama Ramadan dan Idulfitri.

Menurut Baron, Pertamina sebagai perusahaan migas terintegrasi dari hulu hingga hilir memiliki kemampuan menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional.

Ia menambahkan, sejumlah lapangan migas termasuk PHR Zona Rokan tetap beroperasi tanpa libur selama Ramadan dan Idulfitri sehingga produksi minyak mentah dapat terus terjaga.

PHR Zona Rokan merupakan salah satu kontributor terbesar produksi minyak nasional dengan kontribusi sekitar 27 persen dari total produksi minyak mentah Indonesia.

Saat ini wilayah tersebut memiliki 88 lapangan aktif, didukung oleh 30 rig pemboran serta 54 rig Work Over and Well Service, dengan sekitar 500 sumur pengembangan eksplorasi.

"Zona Rokan fokus menjaga baseline produksi melalui program revitalisasi aset eksisting dan optimasi sumur, juga pemanfaatan teknologi," jelas Baron.

Pasokan Gas Industri dan UMKM Dipastikan Aman

Selain meninjau lapangan migas, Dewan Komisaris dan Direksi Pertamina Group juga mengunjungi fasilitas Mother Station Compressed Natural Gas (CNG) pertama di Kota Medan yang dikelola PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia.

Peninjauan ini dipimpin Komisaris Independen Pertamina Condro Kirono bersama Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Jaffee Arizon Suardin.

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan pasokan gas bumi bagi sektor industri serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Medan tetap aman.

Dalam kesempatan tersebut, manajemen juga meninjau Integrated Control System (ICS) yang berfungsi sebagai pusat kendali operasional distribusi gas selama 24 jam.

Sistem ini terhubung dengan jaringan pipa gas PGN dan memantau berbagai parameter penting seperti tekanan gas, laju aliran, kondisi infrastruktur, hingga sistem alarm untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini.

"Manajemen Puncak Pertamina secara rutin melakukan kunjungan langsung ke wilayah operasional untuk memastikan kesiapan Satgas Ramadan dan Idulfitri Pertamina Group, sehingga Pertamina dapat menghadirkan layanan serta menjaga ketersediaan stok energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," tambah Baron.

Read Entire Article
Bisnis | Football |